Cerpen Terjemahan

  • Kucing Kesayangan
    by Kliping Sastra Nusantara on 28 Juni, 2017 at 10:00 am

    HARI SABTU ANNA datang dengan membawa kucingnya. Sophie sudah pernah melihat foto Anna, yang disimpan Gordon dalam lacinya. Ternyata orangnya lebih menarik. Dari jendela Sophie melihat Anna mengeluarkan kucingnya. Anna, mantan istri Gordon, adalah penulis di sebuah majalah di Boston. Ia juga menulis buku cerita anak namun tak berhasil diterbitkan. Ia pendek dan kurus, dengan payudara kecil dan berambut hitam tebal sepanjang bahu.Anna meninggalkan Gordon karena laki-laki lain. Sekarang ia […]

  • Istri Sang Ilmuwan
    by Kliping Sastra Nusantara on 3 Februari, 2017 at 8:21 am

    TELEPON BERDERING. Marc sedang tak ingin mengangkatnya. Cuaca hari itu cukup panas, tidak biasanya di bulan Juli begini. Ia tergeletak di atas tempat tidurnya, dengan buku-buku berserakan di sekelilingnya. Siapakah yang mungkin meneleponnya? Ia menebak-nebak siapa yang ingin mengajaknya bicara. Tak seorang pun, terlebih lagi ibunya. Tapi kalau orang yang menelepon itu Michaël, anaknya? Pikiran tentang anak laki-laki itu membuatnya memutuskan untuk mengangkatnya. Deringan itu terhenti. […]

  • Menjelang Berangkat
    by Kliping Sastra Nusantara on 24 Juni, 2016 at 8:10 am

    HANYA TINGGAL BEBERAPA HARI SEORANG LELAKI AKAN BERANGKAT PULANG. KOTA ISKANDARIA DI matanya tampak indah dan menawan. Ia tidak tahu kapan bisa mengunjunginya lagi, karena ia akan menghabiskan hari-hari liburnya di desa bersama keluarga. Rasa sedih dan berdosa selama bermukim kini berubah menjadi rasa rindu yang amat dalam. Tidak terasa selama ini ia tinggal di dekat cafe ‘Sayyid Jabir’ selama empat tahun. Ia berkata dalam hati, sambil mengisap rokok, bahwa tak mungkin ia bisa […]

  • Amnesti
    by Kliping Sastra Nusantara on 18 Juni, 2016 at 8:19 am

    KETIKA KAMI MENDENGAR BAHWA IA DIBEBASKAN, AKU MENGHAMBUR KE LAHAN PERTANIAN DAN MELEWATI pagar ke lahan pertanian tetangga untuk memberi tahu siapa saja. Baru kutahu belakangan bahwa pakaianku robek lantaran kawat berduri, dan ada luka berdarah di pundakku. Ia pergi dari sini sembilan tahun lalu, ditugaskan untuk bekerja di kota untuk apa yang mereka sebut perusahaan bangunan—membangun tembok kaca yang menjulang ke langit. Pada dua tahun pertama ia pulang di akhir pekan sekali […]

  • Bagai Lelaki Besar Pemberani
    by Kliping Sastra Nusantara on 10 Juni, 2016 at 9:01 am

    ANEH memang, di lingkungan keluarga kami cinta selalu berawal dengan kejatuhan sesuatu. Pikiran ini menganggu benakku ketika cinta pertamaku tiba. Aku terjaga semalaman memikirkannya, sampai keburu ayam jago berkokok dan ibu bangun menyiapkan makan pagi, aku belum juga mendapatkan jawabnya. Ketika Kakek masih hidup, kerap kali dia bercerita kepadaku di sela-sela batuknya tentang apa yang terjadi sewaktu dia berusia 15 tahun. Suatu hari dia tertidur di tepian sungai setelah lelah berenang […]

Selengkapnya…