Jawa Pos

  • Orang Buta Menuntun Beruk
    by Kliping Sastra Nusantara on 20 Juni, 2017 at 4:51 pm

    ENTAH bagaimana mulanya, seorang laki-laki buta muncul di kampungku sambil menuntun seekor beruk. Ia muncul begitu saja, pada suatu pagi sehabis hujan gerimis. Orang-orang bertanya-tanya dalam hati, ini tukang beruk yang mana? Tentu, semua masih ingat siapa-siapa saja tukang beruk di kampungku. Mulai Pak Mawan yang beruknya senang melawan. Lalu Pak Malus, Malin Gadang, Pak Ramin hingga Uncu Marin yang tak sabaran. Empat orang terakhir sudah lama menjual beruknya; sejak pohon-pohon kelapa menua […]

  • Ular dan Amarah
    by Kliping Sastra Nusantara on 13 Juni, 2017 at 11:48 am

    KOLAM itu sudah hampir mengering, tak ada lagi delapan ikan emas warna merah pembawa keberuntungan dan seekor ikan hitam penelan malapetaka. Lumut di dinding-dindingnya mengerak menjadi lapisan warna hijau kehitaman yang muram. Dulu ada dua penjaga di pintu pagar, dua patung singa sebesar anjing, masing-masing di sisi kiri dan kanan, dan sekarang binatang-binatang batu itu sudah tidak ada lagi di tempatnya, entah diambil oleh siapa.Yang masih ada di rumah itu hanya kucing piaraan si […]

  • Ramadan Ini Marini Pulang
    by Kliping Sastra Nusantara on 6 Juni, 2017 at 3:20 am

    JENAZAH Marini tiba di rumah duka pada hari pertama puasa. Tiga jam menjelang waktu berbuka. Rumah Marini telah sesak oleh para tetangga yang menghaturkan bela sungkawa. Sedangkan emak, ia seperti orang lumpuh sejak petang lalu, saat mendapat kabar Marini sudah tidak ada. Semuanya begitu mendadak. Begitu tergesa.Ramadan ini Marini pulang, Mak! Itu yang dikatakan Marini sebulan silam di telepon. Dan kini, Marini benar-benar pulang. Menepati janjinya. Pulang dengan cara lain.*** Usia emak […]

  • Derai-Derai Cemara
    by Kliping Sastra Nusantara on 29 Mei, 2017 at 3:30 am

    ’’UNTUK menghindarinya, aku pergi ke tempat-tempat sepi. Tapi ternyata, di tempattempat sepi itu pula aku bertemu dengannya lagi. Malah lebih sering. Ternyata dia tidak hanya suka tempat-tempat ramai.’’Itulah gumamku suatu malam. Akhirakhir ini tak banyak yang kulakukan selain bergumam, menggumamkan sesuatu yang tak jelas, atau agak jelas. Dan aku bergumam sepanjang jalan itu, jalan cemara berjajar yang lampunya sering padam, mengingatkanku pada suatu masa kecil agraris.Di masa kecil […]

  • Madrasah Kunang-Kunang
    by Kliping Sastra Nusantara on 22 Mei, 2017 at 7:00 am

    Langkahku dihentikan kedipan kunangkunang. Puluhan atau mungkin ratusan titik cahaya mungil terbanghinggap di daun tingkap. Berlalulalang; keluar-masuk, menembus celah jendela yang terbuka sebelah.Aku ayun langkah dalam gerakan lambat. Mendekat ke tumpuan tingkap. Berhati-hati, supaya kunang-kunang tidak terkejut dan terbang ke lain tempat. Aku sudah tidak begitu ingat kapan terakhir melihat kunang-kunang dalam jarak dekat. Jangankan melihat, mendengar orang menyebut kunang-kunang pun, rasanya, […]

Selengkapnya…