• Mbah Ning
    by Kliping Sastra on 18 Juni, 2018 at 1:12 am

    Benarkah Mbah Ning punya ilmu weruh sak durunge winarah? Rina dan Rido benar-benar menyangsikan itu. Ramadan hari ke–6 Wajah Mbah Ning yang penuh kerutan terlihat murung. Bibirnya terkatup rapat. Tak ada senyum atau percakapan kocak yang biasa disedekahkan Mbah Ning untuk mencairkan suasana. Matanya yang layu semakin kuyu. Meme, istri pemilik warung tempat Mbah Ning […] The post Mbah Ning appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Mudik ke Kampung Majikan
    by Kliping Sastra on 13 Juni, 2018 at 4:00 am

    AJAKAN yang tak disangka-sangka itu datang di waktu berbuka puasa, ketika saya tengah mengunyah kurma asli dari Arab yang dibawa Pak Boni dari perjalanan umrah sebulan yang lewat. Kurma yang lebih legit dari yang pernah saya makan selama ini. “Dil, Lebaran ini ikut sama saya ke kampung, mau?” tanya Pak Boni. Saya belum sempat menjawab, […] The post Mudik ke Kampung Majikan appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Suara Lirih di Olympia Park Munich
    by Kliping Sastra on 13 Juni, 2018 at 12:05 am

    OLYMPIA Park Munich masih diselimuti kabut tipis. Dresdena bertutur padaku dia tengah bersiap menuju laboratorium kampus Ludwig Maximilians untuk meneliti penyakit tropis. Aku telah mengiriminya sampel darah penderita malaria dari Papua untuk bahan riset program doktornya. Gumpalan-gumpalan darah beku itu siap dia amati. Tetapi denyut semangatnya seperti terhenti. Air matanya mengucur melewati pipi. Rindunya padaku […] The post Suara Lirih di Olympia Park Munich appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • GoKill
    by Kliping Sastra on 12 Juni, 2018 at 1:46 am

    Jika ingin membunuh seseorang, kontaklah GoKill. (iklan di media sosial) TAHUKAH dikau rasanya membunuh seseorang yang sedang makan lalampa pada gigitan pertama, tepat ketika potongan ketan berisi ikan itu melewati tenggorokannya? Aku tahu rasanya, karena akulah yang membunuhnya. Tentu ia sempat mengunyah sebelum menelannya, jadi ia sudah tahu rasa lalampa, gurih dan sedikit pedas. Bagiku […] The post GoKill appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Pasukan Gajah
    by Kliping Sastra on 11 Juni, 2018 at 8:13 am

    AKU tiba di sebuah kota kecil yang sepi. Saat itu masih pagi. Aku turun dari kereta dan bertemu penjemputku, seorang lelaki berambut cepak. Ia membawaku ke sebuah penginapan kecil dan meninggalkanku. Ia mengatakan akan menjemputku siang nanti. Sekilas aku mendapat kesan penginapan itu adalah rumah tua yang disulap menjadi penginapan. Bagian depan penginapan dipenuhi pohon-pohon […] The post Pasukan Gajah appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Mengapa Kamu Takut?
    by Kliping Sastra on 11 Juni, 2018 at 3:49 am

    Sebelum mendapat masalah dan saya membawa anak-anak ke kebun pagi itu, paman saya menelepon, mengatakan bahwa Gibran tidak mau berangkat sekolah. Gibran ketakutan. Ketika kurunut, apa yang membuat Gibran takut? Gibran mengambil alih telepon. Dia mulai menceritakan semuanya dengan rasa cemas tak tertahankan. Gibran takut mereka akan membuli. Akan memeriksa tas Gibran. Akan bilang bahwa […] The post Mengapa Kamu Takut? appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Ia Tidak Ingin Mengatakannya
    by Kliping Sastra on 10 Juni, 2018 at 11:09 pm

    Nicelli tidak dibesarkan oleh seorang ibu, melainkan lelaki tua yang kerap berkata dan berkata, ’’Nicelli, ayo, kita bermain.” NICELLI memandangi jari manis tangan kanannya. Jari cokelat muda dan ramping. Sebentuk cincin melingkar di sana. Hon memasangkannya lima tahun lalu. Nicelli tak pernah melepasnya, meski empat tahun kemudian mereka resmi berpisah. Itu sama sekali tidak masalah […] The post Ia Tidak Ingin Mengatakannya appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Tasbih Kupu-Kupu Pengarang
    by Kliping Sastra on 8 Juni, 2018 at 12:37 am

    SEORANG pengarang sudah merasakan tanda-tanda kematiannya semakin dekat. Namun, ia hanya ingin mati di pangkuan mantan pacarnya. Dalam benaknya, mati dalam keadaan seperti itu alangkah indahnya. “Mati di bulan Ramadhan itu bagus sekali. Tapi caranya itu tidak etis,” kata teman-temannya. “Aku merasakan jatuh cinta yang pertama kalinya pada dia. Ketika aku tidak ditakdirkan Tuhan menikah […] The post Tasbih Kupu-Kupu Pengarang appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Cangkir Malam Seribu Bulan
    by Kliping Sastra on 6 Juni, 2018 at 8:15 am

    SIANG Ramadan di jalan kampung yang lengang dan berdebu itu pecah oleh lengking sebuah ngeong. Suara rem berdecit dan seekor kucing terlempar, nyaris terjerembap ke dalam parit. Hanya selang beberapa detik, motor tersebut melaju kembali tanpa memedulikan korbannya yang bersimbah darah dan tampak ringkih. Menyaksikan itu, Hesan tak mampu berdiam saja. Ia lekaslekas menghampiri satwa […] The post Cangkir Malam Seribu Bulan appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]