• Raung dan Kenangan Seluas Kabut
    by Kliping Sastra on 10 September, 2019 at 8:35 pm

    ”Kalian berdua beruntung cuma dijenggong anjing yang lehernya terikat. Tadi, selepas Isya, kuntilanak mengejar rombongan pendaki asal Jakarta,” begitu kata Ibu Sunarya kepada ayahmu ini, Nak. Napas terengah akibat sangar gonggong anjing, kami redam dengan kopi yang disuguhkan Ibu Sunarya di Pos 1. Ayahmu ini, Nak, sewaktu muda memang pengecut. Suara gonggong anjing pun membuat […] The post Raung dan Kenangan Seluas Kabut appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Sirri Gus Sabri
    by Kliping Sastra on 10 September, 2019 at 4:14 am

    Gus Sabri, siapa yang tidak kenal beliau? Setiap kali nama itu disebut, seperti ada kekaguman yang tak kan habis diceritakan mengenai daya linuwih putra bungsu almarhum Kiai Ridwan Sholeh, pendiri pondok pesantren Pringkuning Kesamben. Di antara kelima saudaranya, Gus Sabri yang paling santer dibicarakan. Bukan tanpa alasan jika nama Gus Sabri menjadi kondang baik di […] The post Sirri Gus Sabri appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Lelaki Berdasi
    by Kliping Sastra on 9 September, 2019 at 12:06 pm

    KAMU harus menjadi manusia berdasi! Agar hidupmu kelak tenteram dan menyenangkan,” kata seorang ayah kepada anaknya. Semenjak pertaniannya gagal, kemudian ditinggal istrinya, sosok lelaki menginjak kepala dua itu memang sering merenung. Setiap harinya hanya dihabiskan dengan hal-hal yang tidak mengenakkan untuk di pandang. Pagi minum kopi, menjelang siang murung di dalam kamar, dan sesekali menangis […] The post Lelaki Berdasi appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Teo Berubah Jadi Bebek
    by Kliping Sastra on 9 September, 2019 at 10:10 am

    Teo berubah jadi bebek. Suatu malam, listrik padam dan angin bertiup kencang. Jendela serta pintu yang ditutup rapat berderak-derak. Di ruangan cuma ada aku dan Teo. Kami menyalakan lilin. Beberapa kali api dari korek kayu tak bisa menyala lama. Desakan angin terlampau kuat hingga menembus celah-celah jendela. Hanya setelah kulindungi dengan kelima jari, api bisa […] The post Teo Berubah Jadi Bebek appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Juragan Empang
    by Kliping Sastra on 9 September, 2019 at 1:50 am

    SEBELUM kumulai cerita ini, sebaiknya Kamu simak baik-baik syair lagu dangdut di bawah ini. Sengaja kuterjemahkan untuk seorang pemalas sepertimu. Tidak perlu? Baik, bila kamu punya opsi terjemahan lebih baik, silakan. Tapi, demi keseimbangan jalan cerita ini, kusarankan Kamu mendengarkan lagu Juragan Empang. Dengan begitu, Kamu bisa dengan mudah mendalami dua tokoh dalam cerita ini. […] The post Juragan Empang appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Jakarta Bukan Kota yang Baik untuk Bersedih
    by Kliping Sastra on 2 September, 2019 at 7:23 am

    KAU duduk di salah satu kursi tunggu dan mulai mengenang segalanya secara hati-hati. Di Stasiun Manggarai, puluhan orang berlalu-lalang. Sebagian dalam langkah-langkah lambat, sebagian bergegas seperti mengejar sesuatu yang mudah lepas. Kau pikir, sebagaimana dirimu, tiap orang di stasiun ini pasti mempunyai kisah sedih masing-masing. Kisah-kisah yang akan membuat pemiliknya merasa muak dengan kehidupan dan […] The post Jakarta Bukan Kota yang Baik untuk Bersedih appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Tamu
    by Kliping Sastra on 26 Agustus, 2019 at 3:57 pm

    Dengan mengendarai truk yang saya supiri sendiri, sekitar jam 14 saya dan istri memasuki kola kecil K, dan begitu sampai di rumah sewa, yang uang sewanya sudah saya kirim tiga minggu lalu, truk berhenti, dan anak pemilik rumah menyerahkan kunci, kemudian pergi. Saya dan istri menurunkan semua barang, memasukkannya ke rumah, dan setelah semua tertata, […] The post Tamu appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Tiga Perempuan Senja
    by Kliping Sastra on 26 Agustus, 2019 at 2:07 pm

    MIKA baru saja pulang, ketika matahari sudah di ujung barat menekukkan kepala. Tak ada yang berubah dari celoteh burung kecil di atas pohon jambu air yang penuh bunga itu. Hanya sesekali kaki-kaki kecil burung itu menggoyang ranting pohon jambu, menjatuhkan sari bunganya dan bertebaran memenuhi halaman. Nince melongok dari jendela, memastikan Mika, kakaknya yang datang. […] The post Tiga Perempuan Senja appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Sendainya Aku Tak Membunuhmu pada Malam Jahanam Itu
    by Kliping Sastra on 26 Agustus, 2019 at 10:15 am

    Aku duduk di tempat tidur, beralas kasur tipis berbau kapur barus. Sepertinya benda putih bulat dan kecil-kecil itu sengaja disebar Bu Kepala untuk menghalau bau apak. Dia perempuan bertubuh gemuk dengan gumpalan lemak di perut dan pantat. Kemarin, ia menerima amplop cokelat dari Mas Gunung, berisi beberapa puluh lembar uang bergambar mantan presiden dan wakil […] The post Sendainya Aku Tak Membunuhmu pada Malam Jahanam Itu appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.