• Penjual Kisah-Kisah Sedih
    by Kliping Sastra on 1 Oktober, 2019 at 9:44 pm

    KESEDIHAN ada karena ada kebahagiaan, katamu. Coba kalau saja tak ada kebahagiaan, maka kesedihan pun tak akan ada. Semua rasa akan sama. Namun, kau sendiri tak juga mampu melarang seseorang merasa bahagia hanya untuk melenyapkan kisah sedih dalam hidupmu. Aku tersenyum setiap kali melihatmu datang berkunjung ke rumahku. Bukan karena aku senang membeli dagangan yang […] The post Penjual Kisah-Kisah Sedih appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Bekal Makan Siang
    by Kliping Sastra on 1 Oktober, 2019 at 9:35 pm

    JIKA saja ia tidak terbakar nafsu, keluarganya tidak akan terkena imbas begini. Mulanya hidupnya baik-baik saja. Apotek, bisnis yang ia jalankan bersama istrinya berjalan lancar memberi pemasukan tetap. Ia memiliki keluarga yang pantas. Punya rumah, punya mobil keluarga, setiap minggu bisa makan ke luar. Pengeluaran dan pemasukan seimbang. Bahkan, ia masih bisa menabung. Hingga musim […] The post Bekal Makan Siang appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Sepasang Mata Gagak di Yerusalem
    by Kliping Sastra on 1 Oktober, 2019 at 5:48 pm

    “Di kampus di Amerika apakah ada pemeriksaan seperti ini, Bu?” tanyaku kepada Bu Nancy. “Tidak ada,” jawabnya sambil menggeleng. Ya, berarti sama dengan di Indonesia, batinku. Aku merasa, mungkin ini perasaanku saja, jika bersama orang Eropa atau Amerika, maksudku jika bareng dengan mereka, dan mereka bilang aku bersama mereka, pemeriksaan jadi terasa lebih lancar dan […] The post Sepasang Mata Gagak di Yerusalem appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Jemput Aku di Bawah Pohon Gatep
    by Kliping Sastra on 1 Oktober, 2019 at 10:21 am

    Sangat sering Ningrum punya keinginan hidup sendiri selamanya, tak usah menikah. Tapi, begitu niat itu muncul, selalu terbayang Saskara dengan hasrat berumah tangga yang mendesak desak. “Kita akan jadi pasangan bahagia, Rum, membuat iri banyak orang,” jelas Saskara berulang-ulang, mungkin lebih dari seratus kali. “Mereka yang memilih hidup sendiri juga bahagia, Sas,” sahut Ningrum, sedatar […] The post Jemput Aku di Bawah Pohon Gatep appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Asap
    by Kliping Sastra on 30 September, 2019 at 8:44 am

    KAMU berdiri bagai patung menatap gunung terbakar. Anganmu berkelebat ke masa silam pada sebuah hutan di tanah kelahiranmu. Sepulang sekolah, kamu dan kedua adikmu sering main perang-perangan di hutan itu. Merangkak di bawah pohon-pohon dan menerobos semak-belukar menjalar liar di atas tanah. “Tidak boleh main perang-perangan. Lihat, romang begitu banyak menutupi hutan. Nanti kalian dibawa […] The post Asap appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Sayup Tifa Mengepung Humia
    by Kliping Sastra on 29 September, 2019 at 8:51 pm

    Kelak setelah dimiliki Bone, Waita akan menempati humia baru. Tidak lagi bersama Mama Aname. Waita akan menjadi mama baru di humia barunya, seperti seekor cenderawasih membuat sarang baru di dahan laingliu. Bone menegakkan humia dengan tiang utama dari batang pohon soang yang berbulan-bulan direndam dalam aliran Sungai Warsor. Deras Sungai Warsor akan menguatkan batang soang. […] The post Sayup Tifa Mengepung Humia appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Mustajab dan Pak Bupati
    by Kliping Sastra on 25 September, 2019 at 9:40 pm

    Mustajab buta. Mata Mustajab tidak bisa melihat. Namun, tak ada orang di kampung kami yang begitu amat optimistis menghadapi hidup selain Mustajab. Hidup bukan gelombang laut lepas atau hantaman ombak, begitu katanya. Hidup adalah sungai jernih dan bening yang mengalir tenang. Tak ada kotor, tak muncul keruh, dan tak timbul kumuh. Mustajab bingung bila ada […] The post Mustajab dan Pak Bupati appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Azab
    by Kliping Sastra on 25 September, 2019 at 1:50 pm

    Jen menggedor-gedor pintu. Sudah berhari-hari suaminya tak keluar kamar. Sebelumnya ada permintaan untuk tak mengganggunya selama laki-laki itu bekerja. Tapi kalau lama tak muncul, bahkan untuk sekadar melemaskan kaki dan melancarkan peredaran darah, ya bikin khawatir juga. Jen mendorong paksa. Sayang, tubuhnya terlalu kurus untuk membuat pintu terbuka. Jen mengambil ancang-ancang. Ia mundur lalu berlari […] The post Azab appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Pegasus Jatuh
    by Kliping Sastra on 24 September, 2019 at 10:27 am

    Pegasus jatuh. Tumbang. Berdebam. Sebelum mendarat ke tanah, ia sempat menabrak beberapa dahan dan ranting, memunculkan bunyi krak krek dan kemresek dedaunan yang ikut tergesek tubuhnya dan berguguran. Mian langsung menghambur keluar rumah dan berteriak kencang. “Bapak! Pegasus jatuh!” Kuletakkan golok yang tengah kuasah dan bergegas menuju ke sapiping rumah. Di sana, di dekat pohon […] The post Pegasus Jatuh appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.