• Dunia Sean
    by Kliping Sastra on 15 Januari, 2019 at 11:45 am

    “Ignas melamarku lagi, Din, apa yang harus kukatakan?” Suaranya dari ujung telepon terdengar galau, mungkin memang begitu keadaannya. Kubayangkan ia tengah menggigit bibir untuk menekan kegalauan, membuatku terkekeh. “Terima saja, kalian sudah lama kencan, mau ngapain lagi? Kamu nggak ada rencana kumpul kebo seumur hidup, kan?” Candaku. “Gila, tentu saja tidak, Dinar!” Kudengar tawanya pecah […] The post Dunia Sean appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Teriakan Aluna
    by Kliping Sastra on 15 Januari, 2019 at 10:33 am

    TERINGAT di suatu subuh yang kelabu di hari Selasa. Saat itu hujan gerimis menemani setiap detik para calon penumpang bus di sebuah halte kecil. Untuk melindungi dari hujan gerimis subuh itu, orang-orang membuka payung yang dibawanya, atau hanya mengandalkan mantel yang dipakainya, ada pula yang ikut merapat bersama para calon penumpang bus di bawah naungan […] The post Teriakan Aluna appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Sekuntum Bunga Marigold dari Chiang Mai
    by Kliping Sastra on 14 Januari, 2019 at 11:34 am

    Mimpi yang berulang. Bunga Marigold. Candi-candi keemasan berubah warna menjadi merah. Patung setengah manusia dan setengah burung yang bisa bergerak-gerak seolah hidup. Memilin-milin dan tumpang tindih dalam mimpiku sepekan ini. Alur ceritanya semakin lama semakin ganjil. Bahkan kadang tanpa alur cerita sama sekali. Bunga marigold. Candi-candi berwarna kemerahan. Patung manusia berkepala burung. Hanya itu yang […] The post Sekuntum Bunga Marigold dari Chiang Mai appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Solituda
    by Kliping Sastra on 14 Januari, 2019 at 7:56 am

    GERBONG nomor 3, dari rangkaian kereta eksekutif, yang berangkat 20.33 dari M — di 4 jam sebelumnya, dari S–: tidak pernah sampai ke B. Memang kereta itu terlambat, dari seharusnya 05.49 jadi 10.11, dikarenakan anjlok di K. Aku tak ingat detilnya: Begitu naik aku mengobrol, dengan yang terlebih dulu duduk. Permisi, karena akan memakai ja-tahku, […] The post Solituda appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Dia Pulang dengan Lidah Terpotong
    by Kliping Sastra on 14 Januari, 2019 at 3:10 am

    PATRIK pulang dengan merangkak. Konon, Arwah Jahat di Hutan Terlarang telah memberinya pelajaran. Ia lancang memasuki kediaman mereka tanpa izin. Alhasil, lidahnya dipotong. LAMTIUR sudah tiga jam berdiri di teras. Memandang hutan di depannya yang hanya berjarak dua ratus langkah kaki. Kebiasaan itu dia lakukan setiap pagi dan sore hari. Setiap memandang Hutan Terlarang, wejangan […] The post Dia Pulang dengan Lidah Terpotong appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Dari Ciuman ke Tiang Gantungan
    by Kliping Sastra on 14 Januari, 2019 at 2:10 am

    CIUMAN? Seperti tiba-tiba dilamar perjaka tampan tatkala kata itu dia sampaikan. Mengapa dia menawarkan: ciuman? Sungguh, aku seperti mendadak pusing. Dan angan-anganku menjadi sedemikian liar. Setahun lalu aku mencoba menghubungi melalui akun medsos-nya. Itu pun atas saran seorang kawan yang di komunitas kami dipandang sebagai senior. Bukan cuma dia sebenarnya yang direkomendasikan. Ada beberapa nama. […] The post Dari Ciuman ke Tiang Gantungan appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Di Frankfurt Januari Ini Sepi Sekali
    by Kliping Sastra on 14 Januari, 2019 at 2:01 am

    Musim dingin bulan Januari menemani langkah kakiku keluar dari lobi Steigenberger Frankfurter Hotel. Gedung-gedung berbalut lampu warna-warni, menambah indah sepenggal wilayah penanda kota, kawasan Domplatz. Town Hall yang memasang poster besar Aaron Neville membuatku sejenak menghentikan langkah. Sang maestro jazz itu berkabar sedang menggelar konser di Frankfurt. Langkah kaki berlanjut, menelusuri jalan kecil untuk bertemu […] The post Di Frankfurt Januari Ini Sepi Sekali appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Asal-muasal Agama Sungai
    by Kliping Sastra on 14 Januari, 2019 at 1:23 am

    Sejak bertahun-tahun lalu sungai itu merekam jejaknya sendiri di pikiranku. Pada suatu hari, seorang pria dengan tubuh berdarah-darah merangkak ke halaman rumahku yang berada persis di tepi sungai. Aku berusaha sebisa mungkin dan bahkan keluargaku juga meluangkan waktu untuk membuatnya sembuh dan mampu bicara. Pada akhirnya lelaki itu mati setelah tiga hari tiga malam mengigau. […] The post Asal-muasal Agama Sungai appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Tali Darah Ibu
    by Kliping Sastra on 9 Januari, 2019 at 2:54 am

    Sebelum meninggal, ibu kerap berpesan agar aku selalu menjaga hubungan baik dengan semua saudara tiriku. Dan setiap ibu menyampaikan pesannya itu, aku selalu menganggukkan kepala sebagai tanda mengiyakan kata ibu. Tapi aku tidak tahu, apakah ibu juga pernah menyampaikannya kepada masing-masing saudara tiriku perihal pesan itu. Sebab, setahuku, ibu tidak pernah mengucapkan pesan itu di […] The post Tali Darah Ibu appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]