• Paras Kegaiban
    by Kliping Sastra on 17 Juni, 2019 at 11:03 am

    AKU memahami, berada di dalam rumah kegaiban bukanlah hal yang mudah di terima oleh akal. Apalagi jika tidak pernah menginginkannya, tetapi dipaksa untuk berada di sana. Keimanan terhadap hal-hal yang gaib menjadi jalan utama untuk terus meyakini bahwa dunia dan semesta bukanlah apa yang terlihat oleh mata saja, namun ada yang hidup dan bergerak di […] The post Paras Kegaiban appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Sendiri pada Hari Fitri
    by Kliping Sastra on 11 Juni, 2019 at 1:59 am

    Jalan raya penghubung antarkabupaten membujur timur-barat. Kendaraan tak henti berlalu-lalang, derunya bersahutan dengan suara takbir. Dia duduk sendiri, menerawang, teringat kampung di seberang pulau. Lebaran ini dia tak bisa pulang, tak cukup uang untuk ongkos pergi dan pulang naik bus antarprovinsi. Kecuali tadi siang, belum ada lagi yang mampir untuk meminta jasanya menambal ban di […] The post Sendiri pada Hari Fitri appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Malam-Malam Nyai
    by Kliping Sastra on 10 Juni, 2019 at 1:14 am

    Menjadi apa dan siapa pun aku di siang hari, di malam hari aku tetaplah seorang perempuan. Siang hari, kau bisa saja melihatku bagai sosialita karena dikelilingi istri-istri pejabat atau istri-istri pengusaha. Mereka ikut suaminya ke pesantren kami untuk memohon doa kepada Abah agar suaminya bisa menjadi bupati, agar menjadi gubernur, agar menjadi Kapolda, agar menjadi […] The post Malam-Malam Nyai appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Persiapan Bagi yang Pulang
    by Kliping Sastra on 3 Juni, 2019 at 4:06 am

    SUARA televisi terdengar. Kadang kala bergemerosak lantaran jeleknya saluran televisi. Antena berbentuk empat jari di atas genting sudah bengkok, namun tak kunjung ada yang bisa membenahi. Tetapi seolah tak terganggu dengan itu, Mak Rahimah tetap hikmat duduk di depan televisi. Berita di televisi sedang menyiarkan lalu lintas untuk persiapan mudik Lebaran. Bibirnya turut tersenyum ketika […] The post Persiapan Bagi yang Pulang appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Perempuan yang Hendak Menyatakan Cinta
    by Kliping Sastra on 3 Juni, 2019 at 3:51 am

    DIA berharap punya cukup keberanian seperti yang dimiliki sang ibu ketika menyatakan cinta pada ayahnya. Dia juga berharap mempunyai sedikit keberanian seperti kakaknya ketika mengatakan cinta pada kakak iparnya. Namun, bagaimanapun dia belajar untuk menjadi berani, dia tetap membisu di hadapan lelaki pujaannya. Entah hilang ke mana narasi yang telah dia siapkan. Entah menguap ke […] The post Perempuan yang Hendak Menyatakan Cinta appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Lebar-an
    by Kliping Sastra on 3 Juni, 2019 at 12:47 am

    1. Kebanyakan orang pergi karena ingin menemukan jalan pulang. Begitu sebaliknya, yang tidak pernah pergi tidak akan menemukan jalan pulang. Lalu bagaimana jika yang pergi tidak pernah menemukan jalan pulang? Baik, cerita ini akan aku mulai dari pos ronda yang persis berada di bahu jalan, samping gang yang masuk ke arah rumahku. Kamu tahu kalau […] The post Lebar-an appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Nek Jum
    by Kliping Sastra on 28 Mei, 2019 at 4:21 am

    SETIAP datang bulan Ramadan, ayahku rutin menceritakan kisah seorang nenek yang dahulunya sangat dibenci dan suatu peristiwa membuatnya kekal abadi dalam kenangan setiap warga di kampung kami, terutama ayah. Ini bukan kisah yang bahagia. Tetapi barangkali terus dan terus dikenang oleh warga di sini adalah kebahagiaan tersendiri bagi nenek itu. Namanya Nek Jum. Wajahnya penuh […] The post Nek Jum appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Jalan Ini dan Jalan-Jalan Itu, Sepanjang Pantura
    by Kliping Sastra on 28 Mei, 2019 at 1:31 am

    Aku sedang mengubah posisi tas punggung ke depan dada saat debu terminal buyar diterpa angin akibat laju bus tua yang cukup karatan. Tidak ada bus menuju Surabaya lagi. Artinya, aku harus menanti meski tak tahu berapa lama. Seorang nenek berjilbab hitam datang mendekatiku yang duduk di dekat musala Terminal Terboyo. Kulitnya hitam dan keriput. Peluh […] The post Jalan Ini dan Jalan-Jalan Itu, Sepanjang Pantura appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Musim Politik
    by Kliping Sastra on 27 Mei, 2019 at 2:36 pm

    Sepanjang tepi kali dari Sagan ke Bulaksumur, anak-anak lelaki yang telah berhasil mendapatkan banyak ikan, melangkah ke utara sembari meneriakkan yel. pring reketeggunung gamping ambrol!dasar ati mantepnyoblos marhen jempol!jempolé… Dari dalam rumah, orang-orang tua maupun muda mengacungkan jempol. “Hidup marhen!” Kata mereka. “Hidup marhen!” Sahut anak-anak kecil itu. Terlihat baliho besar bergambar banteng menyeruduk di […] The post Musim Politik appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi […]