KUMENTHUS ORA PECUS

. Dikliping tanggal 12 April 2009 dalam kategori Etnologi

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti berlagak (tetapi) tidak bisa (becus). Dalam bahasa Indonesia hal ini mungkin dapat disejajarkan maknanya dengan tong kosong berbunyi nyaring.

Kumenthus (sering juga diucapkan KEMENTHUS) dalam masyarakat Jawa dapat juga diartikan sebagai banyak tingkah, jual lagak, sok tahu, sombong, congkak, atau dalam dialek Betawi sering disebut dengan istilah belagu. Sedangkan pecus diartikan sebagai mengerti, bisa, pintar, terampil, tahu, paham, atau bahkan ahli.

Dalam banyak kasus orang yang kumenthus biasanya memang tidak pecus. Untuk itulah masyarakat Jawa lebih menghendaki perilaku yang biasa saja. Santun dan bersahaja. Sikap kumenthus atau sok tahu, sok hebat, sok pinter hanya akan jadi bahan tertawaan dalam pergaulan masyarakat Jawa.

Source