Kliping Sastra Indonesia | Etnik dan Budaya

Label: Slamet Gundono

Wayang Lindur – Para Keturunan Endog

WARNA merah-putih mulai mendominasi jalanan Karang Kadempel. Malam harinya, binar cahaya lampu penjor bak ribuan kunang-kunang, [...]

Baca selengkapnya »

Nyawiji Kuwi Ora Kudu Kabeh Padha

Penyair Afrizal Malna nate kapilut temen-temen marang samubarang kang pecah. Nalika ndeleng piring pecah, gelas pecah [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Sepak Bola Curang

MATAHARI mengintip dari awan. Panasnya tak begitu terik. Celoteh burung gereja sesekali terdengar. Embus angin seperti [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Tumpeng Koalisi

Rintik hujan yang jatuh siang itu membasahi dedaunan dan setiap jengkal tanah kediaman nan asri penuh [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Tolak Kekerasan

”MY son, kita harus membuang karma keluarga yang selalu andalkan kekerasan. Memang susah, but harus,” kata [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Susu Ginjal-Ginjal

SORE itu, perempatan jalan Karang Kadempel terasa ramai. Semakin sore tambah ramai. Jajan serba manis ditawarkan [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Si Kleptomania

ABIYASA Grand Mall terlihat mentereng magrong-magrong di tengah-tengah jalan utama Ngastina yang amat sibuk. Di sisi [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Seribu Bantal yang Koyak

LOLONGAN ayam jantan menguar di udara, tanda pagi menjelang. Hujan riwis-riwis menampar kaca jendela kamar Bagong. [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Serangan Babi Buta

BAGAI lomba lari maraton, Sengkuni lagi ngibrit dikejar Bima di Padang Kurusetra pada pengujung Perang Bharatayuda. [...]

Baca selengkapnya »

Wayang Lindur – Senjata Pusaka Gugat

”BOOOM!’ Tiba-tiba suara itu terdengar. Kepanikan melanda warga sekitar gudang senjata Ngamarta. Para ibu berteriak memanggil [...]

Baca selengkapnya »