Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Biodata

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

IA masuk ke dalam ruangan itu, lalu duduk di depan sebuah meja bundar, di sebelah kanan [...]

Baca selengkapnya »

Api Di Mata Sengkuni

Semua orang dibuat tertegun dan seakan tak percaya menyaksikan apa yang dilakukan oleh Patih Sengkuni. Dengan [...]

Baca selengkapnya »

Kue Ulang Tahun

EMBUN masih menggelantung di atas bunga-bunga yang mulai dirubung kumbang. Kutengok jam yang menunjukkan pukul setengah enam. [...]

Baca selengkapnya »

Prahara Meja Makan

SUDAH lama Buyung memendam hasrat hendak melihat mobil sedan. Maklum, kampungnya amat udik. Jalannya nyaris belum [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (25)

DUA raksasa hitam itu makin marah. “Keparat jahanam, kami muridnya sudah cukup untuk mencabut nyawamu.” “Hmmh, Pasung [...]

Baca selengkapnya »

Perahu-perahu Kecil

”NULIS apa, Luh?” masih berbaring di dipan ruang tamu. Tadi malam, sepulang dari tempat entah, lelaki [...]

Baca selengkapnya »

Mengendalikan Arah Angin

SEGALA yang naik itu kelak akan jatuh sebagaimana pesawat roboh oleh banyak prasangka semisal seekor burung [...]

Baca selengkapnya »

Langgar Kiai Bahri

ADA dua langgar tempat mengaji dan salat jemaah di kampung kami. Langgar Kiai Bahri dan Langgar [...]

Baca selengkapnya »

Orang-orang dari Selatan harus Mati Malam Itu

Kami dipaksa menganut agama resmi, mencantumkannya di KTP, dan dipaksa menjauhi Tuhan kami— Dewata Sewwae, tentu [...]

Baca selengkapnya »

Ziarah Tanpa Makam

TIDAK semua peristiwa membutuhkan tapak tilas bahkan sebuah kesedihan. Setiap waktu, peristiwa begitu saja terjadi, lantas [...]

Baca selengkapnya »