Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Panduan Membunuh Masa Lalu

KAWAN-KAWAN, sebentar lagi kawan-kawan akan membaca sebuah panduan yang ditulis Tuan Harlivan tentang bagaimana ia membunuh [...]

Baca selengkapnya »

Danau, Sinyo, dan Seorang Bocah Bertopi Gatsby

TAK  lama setelah Sinyo duduk, mengaitkan umpan di kail, dan melemparkannya ke dalam air, bocah lelaki [...]

Baca selengkapnya »

Cucur

IBUKU pembuat kue cucur terlezat di dunia. Kue cucurnya sangat enak dan laris. Saban hari ibu membuat [...]

Baca selengkapnya »

Surat Nurlan Daulay Kepada Junjungan Jiwanya

Las, Sesungguhnya aku ingin tak henti-hentinya menulis kepadamu, tetapi kalaupun yang ini menjadi penutup tumpukan surat-surat [...]

Baca selengkapnya »

Ibu Datang

SEPANJANG hidupku, aku selalu berharap ibu datang pada hari penerimaan rapor. Tiga kali penerimaan rapor, tiga [...]

Baca selengkapnya »

Relawan Berbadan Tegap

LELEHAN air mata menemaniku lagi malam ini. Ketika tahu kejadian itu memang aku sangat merasakan kesedihan begitu [...]

Baca selengkapnya »

Ketika Ayah Tiada

KETIKA dengan mata yang berair Bunda mengatakan Ayah sudah tiada, aku masih melihat sosoknya terbaring damai [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (23)

“PATIH Kebo Iwa, Andika tokokh besar yang akan ditulis dnegan tinta emas oleh sejarah. Sejarah Nusnatara yang [...]

Baca selengkapnya »

Selamat Tinggal – Tukang Kunci – Hidangan – Raminthen

Kategori: Arsip Puisi, Koran Kompas, Penulis:

Selamat Tinggal Kuletakkan kepalaku Sejajar dua dengkulmu Kau mengangkangi wajahku seperti penyanyi dangdut aku menyesap semua [...]

Baca selengkapnya »

Di Balik Air Matamu – Nikah Air Mata

Di Balik Air Matamu setiap aku kembali dan menangis yang tersisa hanya rumah dan basah pipimu, [...]

Baca selengkapnya »