Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Kisah Sang Penulis [1]

Rumah itu lengang dan amat mengancam kala dilihat dari luar. Ada pohon mangga di halaman depan [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [10]

Onie, suatu kenyataan yang ternyata baru aku ketahui saat ayahmu bercerita tentang ibumu. Hal yang tak [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [9]

Kami menjalani kehidupan berkeluarga dengan beragam peristiwa dan pengalaman. Winih, seperti yang kuduga, begitu mandiri. Tidak [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [8]

Serangan  makin dekat. Melihat kami tidak mungkin bertahan, Mas Wito menyuruh kami untuk lari menyingkir dan [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [7]

Hebat sekali, gadisku, kamu memang luar biasa. Sejak dulu aku sangat paham sifatmu. Meskipun kamu perempuan, [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [6]

Muder Franceline menghela napas. “Tiga tahun yang lalu, di hampir tengah malam saat hujan deras, kami [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [5]

Perlahan kurapatkan tubuhku ke tubuhnya. Dan segala sensasi kuterima dari tubuhnya begitu rupa. Bagai kulit dan [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [4]

Sejenak ayahmu terdiam, Onie. Seolah kembara pikirannya hinggap di satu dahan kenangan. Onie, pernahkah ayahmu bercerita [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [3]

Kemarin orang tuanya datang. Kehadiran mereka ternyata tidak sekadar menjenguk, namun sekaligus mengabarkan bahwa mereka akan [...]

Baca selengkapnya »

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [2]

“Justru karena di sana segalanya terasa begitu mudah, maka aku tak bisa menikmatinya. Aku merasa tak [...]

Baca selengkapnya »