Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Si Pincang

BEGITULAH, setibanya di alun-alun kota, Si Pincang pergi ke toko kering di perempatan. Firasatnya mengatakan, hari itu, [...]

Baca selengkapnya »

Robohnya Bukit Kami

SURAD berlari menembus belukar hutan yang rapat. Napasnya hampir habis, tapi suara gemuruh dari hutan bagian [...]

Baca selengkapnya »

Mengapa Kalian Tidak berdansa?

DI dapur ia menuang lagi minuman dan menatap ranjang depan besar di halaman depan rumahnya. Kasurnya [...]

Baca selengkapnya »

Burung Petaka

TIGA burung gagak mengitari rumahnya. Dan perempuan yang kelak menjadi perempuan burung, masih dalam perut. Asyik [...]

Baca selengkapnya »

Luka di Mata Nikita

NIKITA Renjani, nama gadis pendiam itu. Gadis yang rautnya sering terlihat murung, cuek, dan membuat teman-teman [...]

Baca selengkapnya »

Kobra Menunggu

SEBENARNYA kobra itu yang menunggu di bawah pohon nangka atau Martagambreng yang menunggu di atas amben [...]

Baca selengkapnya »

Ular-ular Peliharaan Bapak

SUDAH berulangkali kami meminta Bapak berhenti. Memelihara ular bukan pilihan yang tepat. Apalagi dalam jumlah banyak. [...]

Baca selengkapnya »

Jaket Kenangan

Sudah lama aku meninggalkan sebidang tanah kebun yang kubeli beberapa tahun sebelumnya di Denpasar. Dulu, selama [...]

Baca selengkapnya »

Kisah Cinta yang Dungu

Gerimis baru saja reda. Senja tersaput mendung yang murung. Orang-orang bergegas dengan terburu: berlalu lalang dengan [...]

Baca selengkapnya »

Kawan Keluarga

DAVE datang lagi. Untuk yang ketiga kalinya dalam bulan ini. Ketika ia masuk ke rumah, dibawanya [...]

Baca selengkapnya »