Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Firasat Hujan

HUJAN diselingi suara gelegar petir bersahutan. Saya benci hujan sejak saya tinggal di kota industri ini. [...]

Baca selengkapnya »

Pungli

KAMSI hilang. Sudah tiga hari ini ia tidak lagi beredar di pasar. Biasanya, jam tujuh pagi ia [...]

Baca selengkapnya »

Kaulah Gelombang Itu Nguyen

KECIPAK air di ujung lunas perahu kayu, terngiang jelas kembali di benakku. Laut Cina Selatan, masih [...]

Baca selengkapnya »

Mayat Mengambang di Malioboro

DATANGLAH ke Malioboro! Anda akan menyaksikan peristiwa yang menakjubkan. Di sini waktu terasa berhenti. Mati. Dan [...]

Baca selengkapnya »

Alangkah Gelap Pagi Itu, Jan

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

IA keluar rumah pukul lima pagi dan ditemukan mati dua jam kemudian di bawah batang kelapa. [...]

Baca selengkapnya »

Perempuan di Balik Jendela

MASIH 30 menit lagi sebelum matahari tenggelem. Pulang kuliah, aku berjalan menuju rumah. Biasanya mahasiswa teknik [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau 12

MALINA memegangin tangan kananku. ”Aku pulang,“ ucapnya dan segera ia berlalu dari pojokan pasar, keluar dengan [...]

Baca selengkapnya »

Balada Sebuah Apel – Multatuli – Lamaran

Balada Sebuah Apel Dari sebuah pohon kekasihku lahir dan tumbuh wajahnya mungil dan licin merah basah-bulat [...]

Baca selengkapnya »

Di Balik Gerbang Gelap – Perempuan Tua – Tetenger – Di Sembarang Tempat – Manusia dan Doanya – Luka

Di Balik Gerbang Gelap Semburat cahaya kuning, merah, kemilau putih, rasa bahagiakah? entah… menyusup pelan tergetar [...]

Baca selengkapnya »

Bung Dan Bing – Di Atas Jalan – Baca Membaca

Bung Dan Bing Bung pernah mengajak Bing Agar Bing menari Lenso Bing menari Supaya Bung tertawa [...]

Baca selengkapnya »