Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Pesan Ibu

AKU kembali ke tempat itu, dan berjongkok mengusap kepalanya. “Ibu, aku tak kuasa.” Napasku tersendat, tangisku terisak. [...]

Baca selengkapnya »

Selepas Bapak Meninggal

KAKIKU sudah terasa begitu lemah menyusuri dinding bukit kapur ini. Aku, Paman Sahdan, Basir, dan Alif [...]

Baca selengkapnya »

Asrama Serigala

DERAP kaki dan lolongan serigala yang kudengar, meski bukan saat purnama, membuatku agak memercayai dongeng yang [...]

Baca selengkapnya »

Ngarot

“LARANGAN, Larangan!” teriak kernet bus sambil bergelantungan di pintu—aku pikir ia lebih mirip monyet di kebon [...]

Baca selengkapnya »

Secangkir Kopi Luwak

Kategori: Arsip Cerpen, Jawa Pos, Penulis:

RUSLAN berpikir, malam ini akan menjadi malam pertama baginya sebagai pembunuh dan menjadi malam terakhir kehidupan [...]

Baca selengkapnya »

Tim Sukses

KABUL girang, karena dirinya akan menjadi tim sukses lagi dalam pilkada mendatang. Menjadi tim sukses baginya [...]

Baca selengkapnya »

Perempuan Satu Tahun Lalu

PEREMPUAN yang berjalan pelan, seperti malas, seperti manja, seperti bermain-main dengan pasir di sebuah pantai satu [...]

Baca selengkapnya »

Apa Bapak Wafat?

PAGI itu, pagi biasa, seperti pagi-pagi sebelumnya. Di rumah kami, inilah pagi ke sekian ratus terakhir, [...]

Baca selengkapnya »

Melempar Matahari Merekah – Rugi – Datang

Melempar Matahari Merekah Matahari merekah dan bulan bergegas ke kantung waktu. Embun-embun kehilangan bayangan bulan. Sebelum [...]

Baca selengkapnya »

Festival Purnama – Tawa Maitreya – Pengasih Kedasih

Festival Purnama november, entah hari keberapa setelah kelopak matahari mengatup dari balik bukit berpohon sedikit kepala [...]

Baca selengkapnya »