Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Jalan Diri – Bopeng – Kagum – Kambing Hitam – Peringatan – Pesan Terakhir

Jalan Diri aku akan mencarimu sampai celah batu dan kayu tanah rumah menunggu hingga matahari dibelakangi [...]

Baca selengkapnya »

Tersandung Badai Kelabu Masa Lalu

“SEBAIKNYA Mas Rizal nggak usah datang-datang lagi ke sini …!” kataku ketus. “Maksud Novi … ini [...]

Baca selengkapnya »

Mahar yang Tertinggal (Habis)

AIR mata terus mengalir seperti hujan diluar sana. Aku kecewa ketika menyadari perasaan ini tersimpan lama [...]

Baca selengkapnya »

Kalender Baru

AKU hanyalah kertas yang memuat catatan tanggal bagi orang-orang. Demi kepentingan mereka, demi memanja mereka. Sehingga [...]

Baca selengkapnya »

Pesona Farida

SURYA tampak lelah di ufuk senja. Awan hitam berarak lambat penuh nestapa. Hati Farida gundah teringat [...]

Baca selengkapnya »

Penunggu Senja

PEMUDA itu bernama Royhan. Hidupnya kaku bagai rumah yang diguyur hujan. Perasaannya gersang bagai ladang yang [...]

Baca selengkapnya »

Talang Tegajul

Kategori: Arsip Cerpen, Jawa Pos, Penulis:

DI batang luka ia hidup. Dari parut yang menyimpan perih. Kesunyian medang. Kesepian yang membuat diri [...]

Baca selengkapnya »

Menunggu Salju Turun di Jakarta

MEREKA tentu tidak mengerti tentang perasaan saya sekarang ini, Paul. Di mata mereka, barangkali, saya hanyalah [...]

Baca selengkapnya »

Mata yang Mengatup Tiba-tiba

PINTU rumah itu tertutup setelah ibu benar-benar ingin menunggu. Tidak pernah lelah menunggu. Ketika mata ibu [...]

Baca selengkapnya »

Biyung

SEMALAM Biyung datang lagi dalam mimpinya. Seperti waktu-waktu lalu, kali ini pun Biyung hanya tersenyum, memandangnya [...]

Baca selengkapnya »