Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Jelmaan Sam Pek-Eng Tay

PEREMPUAN itu menatap ruang yang begitu luas tiada terhingga; dengan pohon-pohon teduh yang buahnya siap dipetik kapan [...]

Baca selengkapnya »

Sebentar

“KITA makan yuk!” ajak Pranast pada Fenita siang itu. Setelah mengerjakan tugas yang cukup banyak, rasa [...]

Baca selengkapnya »

Zabaza

“SEBENTAR lagi aku mati. Tulislah diriku di majalah Sekon. Apakah kau sanggup memenuhi permintaanku?” ujar Zabaza [...]

Baca selengkapnya »

Filsuf Bersepatu Merah

TIDAK ada angin, tetapi semak belukar di belakang gedung itu bergoyang-goyang seolah ada yang menggerakkan. Aneh, [...]

Baca selengkapnya »

Opera Sekar Jagad

TANGANNYA yang basah dan licin oleh sabun ikut tertegun. Ia mengenali kain dalam remasannya: batik tulis [...]

Baca selengkapnya »

Kau yang Menikah dengan Batu

KAU yakin semua wanita menginginkan sebuah pernikahan yang bahagia, jauh dari masalah, senantiasa dimanja suami, hidup [...]

Baca selengkapnya »

Ziarah Para Malaikat

CUACA seketika berduka saat terbetik kabar kematian Tokoh Penulis Kita. Waktu kau datang melayat ke rumahnya, [...]

Baca selengkapnya »

Upik Labu

Kategori: Arsip Cerpen, Jawa Pos, Penulis:

AKU membenci perempuan itu, yang selalu berdaster kuning labu dengan corak bunga mawar merah yang norak. [...]

Baca selengkapnya »

Selamanya Cinta (Habis)

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Republika, Penulis:

ENAM bulan usia Hibban kini. Senyumnya manis sama seperti senyumnya Mas Faisal. Kami tak pernah mendapat [...]

Baca selengkapnya »

Boko

1. BOKO, mantan bromocorah diinsyafkan oleh rumah pemasyarakatan. Ketika keluar dari penjara, ia banting setir total. [...]

Baca selengkapnya »