Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Sungai Hendegran

TAK ada kota di dunia ini yang semenarik kota Khayalan. Kota yang terbelah oleh Sungai Hendregan [...]

Baca selengkapnya »

Pecel

HAMPIR saban hari suaminya makan pecel. Tiada hari tanpa makan pecel. Suaminya sangat suka makan pecel. Konon, [...]

Baca selengkapnya »

Kenangan Hari Raya

JIKA puasamu bolong satu hari saja tanpa alasan, maka puasapuasa lain di bulan itu tidak akan [...]

Baca selengkapnya »

Kemelun Asap

MENJELANG Maghrib, orang-orang yang marah itu menyiramkan bensin ke tubuhnya. Batok kepalanya yang retak terasa perih. [...]

Baca selengkapnya »

Kurma dari Madinah

DI usianya yang sudah uzur, sudah lebih dari 70 tahun, Pak Madi merasa gembira, karena putra [...]

Baca selengkapnya »

Lorong Gelap

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Jumlah sel terpidana mati terbatas, hanya tiga belas, di ujung lorong gelap yang memisahkan penjara terpidana [...]

Baca selengkapnya »

Mudik ini, Ah, Jangan Terulang

Oke oke, baik. Kalau kau tak mau mudik ke ibuku, aku bisa sama Adel!” kata istriku. [...]

Baca selengkapnya »

Surga Terjanji

Deretan pertanyaan naif anak-anakmu melintas-lintas, seiring dengan hiruk-pikuk yang berlarian ulang-alik di sekitarmu. MEREKA datang pada [...]

Baca selengkapnya »

Langkah Waktu – Sepotong Doa yang Belum Tumpah – Sungai di Dadaku – Mengasah Usia – Sepucuk Kenang – Jenjam

Kategori: Arsip Puisi, Lampung Post, Penulis:

Langkah Waktu Sebelum langit terpaku Hening bertapa tanpa Bertukar gemuruh seru Menabur hujan doa Di sisa [...]

Baca selengkapnya »

Bedinde Blues

Bedinde Blues, 1 selepas desar imsak, menjelang azan shubuh lena menggema: mereka bergegas ke masjid ambil [...]

Baca selengkapnya »