Darah Muda Daerah

Karya . Dikliping tanggal 14 Januari 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Mata Najwa, Sajak Berima

Jika kepemimpinan telah mengalami stagnasi
itulah saatnya untuk regenerasi
Kepemimpinan yang lamban dan minim terobosan
adalah jenis kepemimpinan yang sudah karatan

Dibutuhkan darah muda
darahnya para pemula yang segar dan bertenaga
Agar bangsa bisa terus bergerak maju tidak mandeg
layaknya orang yang encok melulu
Jika idealisme jadi kemewahan terakhir anak muda
masih cukup idealiskah para pemimpin muda kita?

***
Politik adalah lautan pragmatisme,
kompromi demi kompromi bisa melelehkan idealisme.
Mencari jalan tengah sering tak terhindarkan,
konsep yang serba ideal sering ditepikan.

Baca juga:  Panggung Titiek Puspa

Di hadapan kekuasaan semua bisa serupa,
tak pandang usia tua maupun muda.
Banyak anak muda yang tumbang karena korupsi,
mereka lupakan visi dan hanyut pada nikmat duniawi.

Kita mungkin bosan dengan muka yang itu-itu saja,
tapi yang muda juga harus kasih bukti yang jelas dan nyata.
Usia muda adalah modal agar tangan terus terkepal,
untuk arungi medan politik yang terjal.




n

Rujukan:
[1] Disalin dari tayangan “Mata Najwa”

[2] Pernah tersiar di Metro TV pada 13 Januari 2016