Warning: dirname() expects exactly 1 parameter, 2 given in /home/maztrie/public_html/klipingsastra.com/id/wp-content/plugins/intelly-related-posts/includes/actions.php on line 10
Fandrik Ahmad | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN [carousel-horizontal-posts-content-slider]

Label: Fandrik Ahmad

Slerok

IA berpesan, jangan dikubur di tanah wakaf. Sebagaimana kata wakaf, siapa pun boleh dikubur di sana. [...]

Baca selengkapnya »

Segara

COBALAH kau berdiri di bibir pantai ketika muka langit merona jingga. Lemparkan kemampuan sejauh pandanganmu. Kau [...]

Baca selengkapnya »

Wasiat

BIBIR ranggas Maryam mengembang. Menyapa kebahagiaan yang terselip di antara lipatan-lipatan baju dan selimut yang akan menjemput [...]

Baca selengkapnya »

Lelaki Ketujuh

Percayakah kawan, setiap malam pasca menikah, dengan siapa pun, suami saya berubah menjadi binatang. Kadang serigala, [...]

Baca selengkapnya »

Anak Negara

Mereka menyebut kami anak Negara. Membanggakan bukan? Kata ibu, ibu dari semua anak-anak ibu, sudah sepatutnya [...]

Baca selengkapnya »

Penyair dan Aroma Kopi

ORANG pertama yang memperkenalkan saya dengan kopi adalah Kakek. Saya tidak tahu tepatnya berapa usia saya [...]

Baca selengkapnya »

Tenung

Kabar kematiannya menyebar sangat cepat, seperti angin yang berbuah badai dan merontokkan dedaunan. Barangkali kabar kematian [...]

Baca selengkapnya »

Solilokui Kemboja

Putik kemboja mekar. Aromanya menggoda. Arini menemukan kesem purnaan pada putik itu. Sesekali ia memejamkan mata [...]

Baca selengkapnya »

Shalat

SEPULANG dari Tanah Suci, Haji Kamil kerap terlihat di masjid. Tak sulit mencarinya bila tidak ada [...]

Baca selengkapnya »