Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Label: Joko Santoso

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (29)

BAGAIKAN orang tidak waras, Zaitun menyambut ganasnya serbuan ombak buas. Kalau tadi ia duduk, lidah ombak menelannya [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (28)

KANJENG Sunan Kalijaga lagi-lagi memahami perasaan Maria Zaitun. “Semakin manusia mengatasnamakan tindakannya demi Tuhan, semakin banyak terjadi [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (27)

PASUNG Grigis mengamankan sepasang tombaknya. Ia paham benar pertapa renta yang tenang bersila itu Sunan Kalijaga yang [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (26)

KALAU tadi gajahmada terus mengelak, sekarang keadaan berubah. tabuh Pasung Grigis memang kebal dan tidak merasakan dahsyatnya [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (25)

DUA raksasa hitam itu makin marah. “Keparat jahanam, kami muridnya sudah cukup untuk mencabut nyawamu.” “Hmmh, Pasung [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (24)

KERAJAAN Bali luluh-lantak. Tinggallah Kran Pasung Grigis masih bertahan di Desa Tengkulak wilayah Bali bagian tengah. Patih [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (23)

“PATIH Kebo Iwa, Andika tokokh besar yang akan ditulis dnegan tinta emas oleh sejarah. Sejarah Nusnatara yang [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (22)

“SELAMAT datang di Majapahit. Salam kami untuk andika,” ujar Patih Gajahmada ramah. “Terima kasih, kiranya Andika bersedia [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (21)

“HAHAHA, pertapa jembel, lagakmu seperti memberi wejangan para dewa di suralaya. Tak ada pilihan bagimu selain [...]

Baca selengkapnya »

Tetaplah Berjarak Agar Kau Tegak (20)

MELIHAT nenek kuntilanak itu menghampirinya dengan sikap mengancam, ia mengerahkan seluruh tenaga batin untuk menekan semua perasaan [...]

Baca selengkapnya »