Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Label: Rachem Siyaeza

Pintu Hijau (11)

AKU genggam tangan Malina dan ia sedikit mengelak.  ”Tolonglah tahan emosimu, Bang. Pada saatnya mungkin aku [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau (10)

SAAT itu aku menangkap dari gelagatnya Malina memang menginginkan segera pergi dari Pintu Hijau. ”Apa yang [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau (9)

SUATU malam aku mendatangi Pintu Hijau dan mengendap-endap di balik pohon ketapang. Aku tak berani masuk. Saat [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau (8)

ADA kesedihan dalam suara Malina, getarnya mengirimkan semacam kesenduan aneh dan mengkhawatirkan. Jelas aku menangkapnya dari [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau (7)

AKU kembali lagi. Malam ketiga. Sudah lebih setengah jam kakek diam saja. Tak berbicara apapun. Mungkin, beliau [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau (6)

AKU merasa dikerjai. “Tapi hari ini aku tidak mau melakukannya denganmu,” lanjutnya. Akhirnya aku menahan diri dan [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau (5)

MALINA meletakkan sabun yang kuberikan di meja cermin rias dan melemparkan tubuhnya di ranjang sisi meja sambil [...]

Baca selengkapnya »

Pintu Hijau (4)

AKU datang lagi ke rumah kakek sebagaimana yang diminta kakek pada malam sebelumnya. Masih dengan mengendarai [...]

Baca selengkapnya »

Lily

“LILY, kamu besok sudah bisa mengikuti upacara bendera tujuh belasan,” kata Bu Indah, mencegat anak itu [...]

Baca selengkapnya »

Akhir Tahun

Apakah kamu akan datang di hari-hari ini? Kini sudah Desember lagi. Sudah sekian Desember aku menunggu [...]

Baca selengkapnya »