Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Label: Sungging Raga

Yu Nalea

KAMI memanggilnya Yu Nalea, pemilik warung nasi di daerah Selokan Mataram, di salah satu sudut Kota [...]

Baca selengkapnya »

Argo Senja

SEKALI dalam setahun, stasiun Pasar Senen berubah namanya menjadi stasiun Pasar Senja. Dan hanya ada satu [...]

Baca selengkapnya »

Si Pengarang Muda

Alkisah, di sebuah negara yang menolak berkembang, hiduplah seorang pengarang muda yang nyaris putus asa disebabkan [...]

Baca selengkapnya »

Kedai Senja

INILAH Kedai Senja, sebuah tempat di mana engkau bisa melihat senja dengan begitu dekat dan sempurna.  [...]

Baca selengkapnya »

Cirahayu

APAKAH hidup sejatinya adalah lorong-lorong waktu? Aku masih duduk dalam kereta api Malabar dari Bandung dengan [...]

Baca selengkapnya »

W 7088 UZ

DI dalam bus malam W 7088 UZ, aku adalah pengembara kesunyian, yang tak beriman kepada jalan pulang, “Ayo [...]

Baca selengkapnya »

Nalea

Tidurlah, Nalea. Esok kita abadi. *** GADIS kecil itu memucat, bibirnya membiru karena dingin. Hujan belum juga [...]

Baca selengkapnya »

Satu Hari di Awal Musim Semi

GADIS itu sedang mengamati deretan bunga Peony yang berbaris di halaman kuil ketika seorang lelaki muda [...]

Baca selengkapnya »

Begitu Banyak Bulan Berlalu

NYI Saminah memandangi kalender yang baru dipasangnya sore tadi, lalu menghela napas. “Begitu banyak bulan berlalu. [...]

Baca selengkapnya »

Slania

Taman Ewood, Maret yang tua, setelah senja. “JADI, kapan kita mati, Slania?“ tanya lelaki tua itu.  [...]

Baca selengkapnya »