Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Label: Titik Kartitiani

Kejora Membunuh Cahaya [10]

“Sebelum Nyai Wuning meninggal, aku dengar kabar bahwa ia telah punya istri yang layak untuk Bhisma. [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [9]

“Nduk, hanya kamu yang bisa menjadikan impian Ibu yang renta ini terlaksana. Bukankah kau juga ingin [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [8]

Suatu hari, Ibu akan membuatkan sulaman yang begitu megah, tekun untuk baju–baju Nyai Wuning yang disulamkan [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [7]

Aku mulai berpikir dengan kacamata awam. Benarkah ia juga akan mendengarkan kidung itu tatkala mengikrarkan janji [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [6]

“Salah satu episode Mahabarata. Di mana Kresna menjadi kusir Arjuna,” kata Pak Bhisma. Lalu ia meminta [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [5]

“Rhe, kamu pernah punya kenangan?” tanya Pak Bhisma, sembari mengarahkan mobilnya ke suatu tempat. Dia ingin [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [4]

“Tujuh tahun saya memainkan peran itu, Bu. Peran sebagai padang Kurusetra mungil. Tempat bertarungnya cinta antar-anak [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [3]

Sampailah di negeri di mana malaikat tanpa sayap itu bertakhta. Sayang, bukan berarti  masalah teratasi, tapi [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [2]

Ini kali pertama aku melihat pentas Bu Dalang secara langsung. Sebelumnya, pusing aku harus melihat rekaman [...]

Baca selengkapnya »

Kejora Membunuh Cahaya [1]

Duh, Gusti, aku tidak pernah protes ketika hidup selalu mendahulukan kepentingan para lelaki. Tetapi, benarkah semesta [...]

Baca selengkapnya »