Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Label: Triyanto Triwikromo

Ayoveva

SETIAP orang hanya memiliki satu kali kesempatan tinggal di Ajjar. Begitu seseorang jatuh ke dalam dosa, [...]

Baca selengkapnya »

Setelah 16.200 Hari

– Cerita untuk Gus Mus dan almarhumah Nyai Siti Fatmah Mustofa /1/ “Allah telah mengutusku, Nyai.”[1] “Ya, [...]

Baca selengkapnya »

Surat Menteri dan Mimpi Pengarang Tua [Cerpen Kolaborasi HUT Kompas]

Tohari, pengarang tua itu, gemetar memandangi surat yang baru saja diterimanya. Dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan [...]

Baca selengkapnya »

Sesat Pikir Para Binatang

“PELAJARAN pertama agar kau bisa bekerja dengan baik di kebun binatangku, Kalam, adalah mengetahui dengan saksama satwa [...]

Baca selengkapnya »

Bunga Lili di Tenda Pengungsi

Rencana untuk membakar seluruh gedung dan tenda-tenda pengungsi itu kudengar semalam dari mulut Adonis Perseus, suamiku. [...]

Baca selengkapnya »

Jalan Bahagia Para Pembunuh Buaya

INI hari pertama saya bekerja di biro jasa pembunuh buaya dan penebar kebahagiaan. Agar tidak salah [...]

Baca selengkapnya »

Sembahyang Sebutir Peluru

ORANG-ORANG kampung itu masih berada dalam kekhusyukan mahakhusyuk ketika letusan pistol saya menggema dan peluru melesat [...]

Baca selengkapnya »

Setelah Pembunuhan Pertama

KUTUKAN itu menguntitku: aku tak bisa mati, aku harus terus memunuh dan mengembara tak kunjung henti. tentu [...]

Baca selengkapnya »

Racun – Jam-Jam Guang-hsu – Api

Racun Tentu tidak pernah kunikmati jamuan makan mayat di mana pun. Tetapi malam ini smeua mulut [...]

Baca selengkapnya »

Amba Murka – Panorama Senja Yayati – Kisah Salah Widura – Api Cinta Pandu

Amba Murka Ada sungai di telapak tanganku. Sungai berkepala perempuan yang ingin membunuh Bisma, penculikku. Sungai [...]

Baca selengkapnya »