Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kategori: Cerita Bersambung

Ledhek dari Blora 14

AKU menghela napas. Kuhembuskan pelan-pelan sambil kupandangi wajah Yuni. Waktu mudanya dulu pasti cantik, pikirku. “Sebenarnya… [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 13

TIBA kembali di depan kamar hotel aku kaget. Karena ada seorang perempuan yang sudah menunggu. Sama [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 12

BEGITU lelaki itu pergi aku segera membuka handphone produk lama. Hanya bisa dipakai menerima atau menelepon, [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 11

MBAH Bayan mengangguk-angguk. Ia seperti mengingat-ingat. Kulit pipinya jadi berkerut-kerut. ”Saya pernah dengar nama itu Mas. [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 10

LAKI-LAKI itu tersenyum, lalu menggeleng-geleng. Antara lupa, mungkin juga ragu. Mungkin juga memang belum pernah dengar [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 09

SUKOREJO NAMA Desa Plantungan memang terkenal sejak dulu. Bukan karena keindahan alam atau udaranya yang dingin. [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 08

“SRIYATI, Eyang. Dulu sangat terkenal di Blora,” jawabku.  ”Oooo….“ Eyang Ratmi lalu diam. Dahinya berkerut-kerut seolah [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 07

LALU kenapa aku ikut jadi korban? Bukankah aku tidak menyentuh keduanya? Aku tidak ada urusan dengan [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 06

“DIA koresponden koran besar yang terbit di Surabaya. Memang oleh kantor pusat ia diberi tugas untuk emlakukan [...]

Baca selengkapnya »

Ledhek dari Blora 05

AKU tersenyum. Karena seumur-umur baru kali ini opname di rumah sakit. Pasien dimandikan perawat memang bukan hal [...]

Baca selengkapnya »