Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Kategori: Koran Kompas

Budak Cinta

Ia hanya kelihatan matanya. Apakah yang bisa dilihat dari sepasang mata yang setiap kali mengerjap melesatkan [...]

Baca selengkapnya »

Sekuntum Bunga Marigold dari Chiang Mai

Mimpi yang berulang. Bunga Marigold. Candi-candi keemasan berubah warna menjadi merah. Patung setengah manusia dan setengah [...]

Baca selengkapnya »

Tali Darah Ibu

Sebelum meninggal, ibu kerap berpesan agar aku selalu menjaga hubungan baik dengan semua saudara tiriku. Dan [...]

Baca selengkapnya »

Karangan Bunga

Seharusnya Sabtu pagi itu menjadi hari yang cerah dan tenang bagi Helene. Pukul sembilan ia akan [...]

Baca selengkapnya »

Gentong Tua

Dua gentong berusia ratusan tahun itu bagai sepasang manusia renta yang tercampakkan. Keduanya duduk muram di [...]

Baca selengkapnya »

Ayat Kopi

Kedai kopi bermunculan di mana-mana, tetapi warung kopi Bu Trinil tetap menjadi favorit saya. Kopi bikinan [...]

Baca selengkapnya »

Suara di Bandara

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Ketika saya terbangun, pesawat baru saja memasuki wilayah Hongaria, dan pada waktunya nanti pasti akan mendarat [...]

Baca selengkapnya »

Kau Tidak Harus Menanggung Beban dari Seluruh Kejadian di Dunia Ini

Kakakku tiba-tiba menelepon. Ia bilang, terjadi tabrakan beruntun di depan rumahnya. Aku katakan kalau aku juga [...]

Baca selengkapnya »

Bertemu Batu

Bulat sudah tekad lelaki itu pergi ke pegunungan, menembus belantara pohon. Dia sudah jenuh bertemu laut, [...]

Baca selengkapnya »

Bapak

Usiaku baru 8 tahun ketika ibu melarangku mbeksa. [1] Padahal baru saja aku bisa naik kendi [...]

Baca selengkapnya »