Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN [carousel-horizontal-posts-content-slider]

Kategori: Koran Kompas

Kau Tidak Harus Menanggung Beban dari Seluruh Kejadian di Dunia Ini

Kakakku tiba-tiba menelepon. Ia bilang, terjadi tabrakan beruntun di depan rumahnya. Aku katakan kalau aku juga [...]

Baca selengkapnya »

Bertemu Batu

Bulat sudah tekad lelaki itu pergi ke pegunungan, menembus belantara pohon. Dia sudah jenuh bertemu laut, [...]

Baca selengkapnya »

Bapak

Usiaku baru 8 tahun ketika ibu melarangku mbeksa. [1] Padahal baru saja aku bisa naik kendi [...]

Baca selengkapnya »

Merah Pedas

Di atas batu, merah terguling. Potongan-potongan cabai dengan kulitnya yang keriput. Satu demi satu terjatuh dalam [...]

Baca selengkapnya »

Enam Kisah

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Lompatan Pertama Jika sinar matahari pagi jatuh dengan kemiringan 34°, maka berapakah panjang bayangan tubuh seseorang? [...]

Baca selengkapnya »

Segulung Kertas Kecil di Ubi Rebus

Dia duduk mencangkung di pelataran kamp itu. Bersama puluhan tahanan lain. Menunggu pembebasan. Bersandal jepit. Angin [...]

Baca selengkapnya »

Sepasang Matryoshka

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Melalui kotak pesan daring Anna mengonfirmasi ia akan datang dua pekan lagi, yang berarti hari ini. [...]

Baca selengkapnya »

Lelaki yang Menderita bila Dipuji

MARDANU seperti kebanyakan lelaki, senang bila dipuji. Tetapi akhir-akhir ini dia merasa risi bahkan seperti terbebani. [...]

Baca selengkapnya »

Suatu Ketika di Ruang Gawat Darurat

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Tidak mudah membedakan rintihan kesakitan dan erangan kematian. Apalagi dalam ruang gawat darurat yang dipenuhi pasien [...]

Baca selengkapnya »

Kematian Kedua

Lelaki tua itu akhirnya benar-benar meninggal dunia. Jenazahnya ditutupi kain hitam dan diletakkan di atas tikar [...]

Baca selengkapnya »