Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

sini apasih Kategori: Koran Kompas

Gadis Kupu-Kupu

SEHELAI daun jatuh dari setangkai mawar, disusul derai bulu-bulu bunga ilalang yang berguguran. Senja dan angin [...]

Baca selengkapnya »

Matinya Seorang Demonstran

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

PAHLAWAN hanyalah pecundang yang beruntung. Ratih selalu tak bisa melupakan kata-kata itu setiap kali melewati jalan [...]

Baca selengkapnya »

Hantu Bernyanyi – Menjadi Lumba-lumba – Menjadi Hantu – Belajar Berenang

Hantu Bernyanyi Ia menekan-nekan tuts keyboard mengetik kata piano lagi dan lagi, juga titik dan koma, [...]

Baca selengkapnya »

Malam Hujan Bulan Desember

MALAM ketika Ayah membunuh Ibu, hujan turun dengan deras. Aku ingat, itu bulan Desember, karena lonceng [...]

Baca selengkapnya »

Laki-laki Tanpa Celana

DI sebuah gang kecil dan lengang saya berpapasan dengan seorang perempuan muda, wajahnya milik trauma. Kepalanya [...]

Baca selengkapnya »

Fordesia

DI kegelapan Fordesia ini menjadi lampu yang membawa terang. Namun, ketika memecahkan masalah yang konkret Fordesia [...]

Baca selengkapnya »

Muslihat Hujan Panas

ENTAH bagaimana Maisarah harus marah pada hujan deras yang turun siang itu. Lebih sepuluh tahun menghindari [...]

Baca selengkapnya »

Pengacara Pikun

TAKSI bandara menurunkan Dewi dan suami serta dua anak yang masih kecil di depan rumah opa [...]

Baca selengkapnya »

Orang yang Selalu Cuci Tangan

SEMUA orang di kantornya sudah tahu, ia selalu mencuci tangannya. Banyak orang juga selalu mencuci tangan, [...]

Baca selengkapnya »

Perihal Tokoh Utama Komik – Telanjang di Depan Cermin – Laut Berparuh Merah – Menjatuhkan Bintang-Bintang

Perihal Tokoh Utama Komik Ia berdiri. Luhur dan hening. Rapuh dalam ikatan yang rawan putus. Diselubungi [...]

Baca selengkapnya »