Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN [carousel-horizontal-posts-content-slider]

Kategori: Koran Kompas

Boko

1. BOKO, mantan bromocorah diinsyafkan oleh rumah pemasyarakatan. Ketika keluar dari penjara, ia banting setir total. [...]

Baca selengkapnya »

Saat Ayah Meninggal Dunia

SAYA bertemu dengannya beberapa saat setelah ayah meninggal dunia. Saat pagi hari lebih menyerupai malam hari. [...]

Baca selengkapnya »

Tungku Perkawinan

Faisal kawin lagi! Macua sampai menurunkan bulang hingga menutup separuh daun telinga. Ia sedang berupaya tuli [...]

Baca selengkapnya »

Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang

KETIKA pertama kali aku melihatnya, aku sudah bertanya tanya dalam hati. Aku melihatnya dari jendela kereta [...]

Baca selengkapnya »

Peri Ayu Lembah Wilis

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

35 tahun empat bulan dua hari tiba saatnya Peri Ayu Lembah Wilis menagih janji kepada Lawrence [...]

Baca selengkapnya »

Durian Ayah

DI antara semua pohon yang ditanam ayah, hanya durian yang sampai sekarang belum berbuah. Padahal tangan [...]

Baca selengkapnya »

Menjelang Bebas

DENGAN debar jantung seorang penderita aritmia, Hendar terus menatap ke luar jendela dari lantai dua rumahnya. [...]

Baca selengkapnya »

Kue Itu Memakan Ayahku

”PELAN-pelan, aku akan mati karena dimakan sebuah kue.” ITU ayah ucapkan padaku tepat satu minggu setelah [...]

Baca selengkapnya »

Catatan Justus – Pacu Jalur Rantau Kuantan – Dalam Loods – Potret Malam di Kota Tua, Jakarta – Sipisang

Catatan Justus Barangkali Justus akan mencatat Menit awal dari eksekusi terakhir Di Stadhuisplein itu begini, ”Apa [...]

Baca selengkapnya »

Ziarah Terakhir Gus Dar

SETELAH shalat tahajud, Gus Dar merasa mendapat pesan yang sudah lama ditunggu: kau akan mati pada [...]

Baca selengkapnya »