Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Kategori: Kedaulatan Rakyat

Menunggu Izrail

TIDAK diketahui mengapa laki-laki tua itu menangis terisak-isak sampai badannya yang tampak seperti batang lidi berguncang-guncang [...]

Baca selengkapnya »

Setelah Pertemuan – Pintu Kecemasan – Rumah – Ketika Hujan Mengetuk Rumahku

Setelah Pertemuan aku lapar, sayang seperti trotoar yang lengang hanya lintas angin dan kecoa yang keluar [...]

Baca selengkapnya »

Bayang-bayang

“JIKA tak bisa memiliki jiwa dan ragamu, aku akan berusaha untuk memiliki dan mencintai bayang-bayangmu, Mas [...]

Baca selengkapnya »

Khalwat

AWALNYA, ia melangkah tanpa keraguan dari ruang makan ke kamarnya namun sesaat sebelum tangan kanannya meraih [...]

Baca selengkapnya »

Surat – Yogyakarta di Sudut Malam – Purnama di Pintu Kemarau – Halimun

Surat Dalam kotak mimpiku surat ilalang tanpa sayap darimu hinggap. Sejuta kata terpahat di dalamnya diantara [...]

Baca selengkapnya »

Kejanggalan Pewarta Lelayu

SEBAGAI takmir baru di Masjid al-Maut, si Pengacau, pertama-tama, dikenal karena mengabarkan kelahiran. Bukan hanya kematian [...]

Baca selengkapnya »

Waisak – Kamadhatu – Umbul Jumprit – Mrapen

Waisak Puluhan tahun lampau musim tandur Aku melihat teratai menjulur di batu batur Di vihara tua [...]

Baca selengkapnya »

Hikayat Moksa

KOTA kami bukan kota istimewa, tapi cuma kota kecamatan—dengan pasar dan kantor camat di pinggir jalan [...]

Baca selengkapnya »

Perempuan Pasar Legi – Jagoan – Kasidah Matematika – Sugih Tanpa Banda

Perempuan Pasar Legi entah aba-aba dari mana akar-akar merambat pasar seperti laron mengepung lampu kayu mengasapi [...]

Baca selengkapnya »

Uban di Kepala Ibu

SORE itu saya menyisir rambut ibu, yang selama ini begitu saya kagumi karena tak pernah sekali [...]

Baca selengkapnya »