Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Kategori: Koran Republika

Mustajab dan Pak Bupati

Mustajab buta. Mata Mustajab tidak bisa melihat. Namun, tak ada orang di kampung kami yang begitu [...]

Baca selengkapnya »

Kemarau dan Emas Merah

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Republika, Penulis:

Aku tak mau lagi gagal kedua kali untuk menaam cabai pada kampung kita ini. Tahun lalu, [...]

Baca selengkapnya »

Sirri Gus Sabri

Gus Sabri, siapa yang tidak kenal beliau? Setiap kali nama itu disebut, seperti ada kekaguman yang [...]

Baca selengkapnya »

Proyek Pencabut Nyawa

Hamid sudah lama sekali mengurung dirinya di dalam kamar. Ia merasa harus menyelesaikan proyek menulis buku [...]

Baca selengkapnya »

Rabah dan Mirakel Burung-Burung

Sebentang negeri purbawi. Dihaki abadi. Lungkrah. Dengan harga-harga mati. Tidakkah Adam Yang Tanah berhak atas kehidupan [...]

Baca selengkapnya »

Guru Ngaji Pergi Haji

Beberapa tahun silam… Dalam salah satu ceramahnya, di depan jamaah ibu-ibu pengajian masjid al-Barkah tempat ustazah [...]

Baca selengkapnya »

Riwayat Petani Tembakau

“Maaf, aku tidak bisa ke mana-mana, Lim. Biarlah aku di rumah saja, jadi petani,” kata Ahmad [...]

Baca selengkapnya »

Maafkan Tak Hormatku Pahlawan

Rencana kunjungan Jenderal ke Kabupaten Kolos membuat para petingginya kelabakan karena sang jenderal akan mengadakan upacara [...]

Baca selengkapnya »

Diskusi Mata Hijau

Kopinya telah dingin ketika tamu berjubah silver datang secepat kedip mata duduk menghadapinya. Tudung berkilau oleh [...]

Baca selengkapnya »

Pamitan pada Masjid 99 Kubah

Kebutuhan hidup pernah memaksaku beralih menempuh tol langit dengan pesawat. Harus ontime sebagai orang sibuk. Hingga [...]

Baca selengkapnya »