Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Kategori: Koran Tempo

Panduan Membunuh Masa Lalu

KAWAN-KAWAN, sebentar lagi kawan-kawan akan membaca sebuah panduan yang ditulis Tuan Harlivan tentang bagaimana ia membunuh [...]

Baca selengkapnya »

Metafora Padma

“SEJAUH yang aku lihat dan hitung, dua puluh enam tubuh manusia tergeletak di jalan raya. Sepuluh telentang, [...]

Baca selengkapnya »

Nasihat Sutradara – Saat waktu Terputus-Putus Lagi

Kategori: Arsip Puisi, Koran Tempo, Penulis:

Nasihat Sutradara Kau tak memerlukan naskah untuk adegan sepanjang itu. Sebab kau bukan penghafal yang berbahagia. [...]

Baca selengkapnya »

Nania

NANIA pulang dengan susunan adegan yang sama. Cerita yang dibaginya saat membuka jaket, melepas sepatu, berganti baju [...]

Baca selengkapnya »

Mawar Paz – Frida – Pintu Wislawa – Buku Kekosongan

Mawar Paz Tak pernah ia melukaiku setenang ini Begini lengkap: benih hujan di kelopak mawar Berpendar [...]

Baca selengkapnya »

Obrolan tanpa Pangkal

SEPASANG suami-istri bercakap-cakap sambil menggelosor di ranjangnya. Si suami yang membuka perbincangan. “Karet kolorku kendor. Besok benerin ya.” [...]

Baca selengkapnya »

Den Ayu Cempaka

CEMPAKA tergelak oleh ingatannya sendiri. Ia sudah beroleh jawaban kepada siapa ia harus belajar menulis. Kepada lelaki [...]

Baca selengkapnya »

Ujung Pedang – Orang Singkuang – Monolog

Ujung Pedang nasibmu ada di ujung kilatan pedang tajm, jauh sebelum salib tersangkut di dinding katedral, [...]

Baca selengkapnya »

Peron Tiga Perempat

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

BUKAN kebetulan kalau aku kenal perempuan di ujung peron itu. Bindi, orang-orang memanggilnya begitu. Aku kenal [...]

Baca selengkapnya »

Perempuan Bergaun Ungu Motif Bunga-Bunga dan Lelaki Berbaju Kotak-Kotak Warna Biru

DALAM cerita ini, tokoh perempuan kita tak memiliki nama. Kita cukup menyebutnya dengan perempuan bergaun ungu [...]

Baca selengkapnya »