Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Kategori: Arsip Cerpen

Boston: Ketika Ponsel Berdering

Selamat malam, Bung. Agak berbeda dengan badan surat sebelumnya, saya mau sampaikan sedikit pengantar (atau penjelasan?) [...]

Baca selengkapnya »

Durna Edan

KOCAP kacarita, resi Durna bingung tidak berujung. Baru saja mundur dari hadapannya nayaka praja Astina, patih [...]

Baca selengkapnya »

Bumbu Cinta Asam Jawa

LALU, ketika angin datang dan hujan yang lama tak berhenti tinggal rintik, kau berjalan menuju ujung [...]

Baca selengkapnya »

Raung dan Kenangan Seluas Kabut

”Kalian berdua beruntung cuma dijenggong anjing yang lehernya terikat. Tadi, selepas Isya, kuntilanak mengejar rombongan pendaki [...]

Baca selengkapnya »

Sirri Gus Sabri

Gus Sabri, siapa yang tidak kenal beliau? Setiap kali nama itu disebut, seperti ada kekaguman yang [...]

Baca selengkapnya »

Lelaki Berdasi

KAMU harus menjadi manusia berdasi! Agar hidupmu kelak tenteram dan menyenangkan,” kata seorang ayah kepada anaknya. [...]

Baca selengkapnya »

Teo Berubah Jadi Bebek

Teo berubah jadi bebek. Suatu malam, listrik padam dan angin bertiup kencang. Jendela serta pintu yang [...]

Baca selengkapnya »

Juragan Empang

SEBELUM kumulai cerita ini, sebaiknya Kamu simak baik-baik syair lagu dangdut di bawah ini. Sengaja kuterjemahkan [...]

Baca selengkapnya »

Upacara Tabur Bunga

Sekitar enam puluh mil dari pelabuhan, empat tahun setelah kejadian itu, setiap kapal yang melintas akan [...]

Baca selengkapnya »

Jakarta Bukan Kota yang Baik untuk Bersedih

Kategori: Arsip Cerpen, Jawa Pos, Penulis:

KAU duduk di salah satu kursi tunggu dan mulai mengenang segalanya secara hati-hati. Di Stasiun Manggarai, [...]

Baca selengkapnya »