Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kategori: Cerpen Lawas

Dilema

KARTU ucapan ulang tahun yang paling indah yang pernah aku lihat selama ini, masih tergeletak di [...]

Baca selengkapnya »

Melati di Hilir Jordan

“bunga-bunga Melati di Yericho … di hilir Yordan suci … di sana lahir anak Allah … [...]

Baca selengkapnya »

Bila Tiba Saatnya Kumemilih

DIA adalah seorang gadis hitam manis. Kulitnya berwarna cokelat tua, tapi paras dan matanya sangat menggoda. [...]

Baca selengkapnya »

25 Tahun Kemudian

SEORANG wanita yang mengenakan gaun terusan putih dengan ban pinggang lebar hijau terlihat memasuki teras. Langkahnya [...]

Baca selengkapnya »

Otobiografi Sebuah Ban

Satu BANGUNAN itu seperti rumah tradisional Dayak. Akan tetapi ada bedanya. Kalau rumah Dayak merupakan rumah [...]

Baca selengkapnya »

Senggigi

Tak kusangka jika aku tiba-tiba berada di Pantai Kuta. Kutahu dari kawanku Ngurah Parsua bahwa akan [...]

Baca selengkapnya »

Café Opera

Serius. Aku tengah menanti Bjorn Borg. Seorang temanku berkata bahwa ia telah beberapa kali melihat Bjorn [...]

Baca selengkapnya »

Senyum P4

SAMPAI sekarang ia belum mengetahui apakah ia merasa beruntung atau menyesal kawin dengan isterinya. Suasana rumah [...]

Baca selengkapnya »

Senyum Kontrak

MALAM bertambah larut dan dingin semakin menusuk tulang. Di luar masih gerimis dan sesekali angin meniup [...]

Baca selengkapnya »

Ismi, Tabahkan Hatimu

MALAM itu langit bertabur bintang. Tiada awan berarak. Bulan sabit meremang di ufuk Barat, sinarnya lembut [...]

Baca selengkapnya »