Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kategori: Arsip Cerpen

Argo Senja

SEKALI dalam setahun, stasiun Pasar Senen berubah namanya menjadi stasiun Pasar Senja. Dan hanya ada satu [...]

Baca selengkapnya »

September ‘99

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

KALAU saja pada bulan September 1999 itu pertumpahan darah tidak terjadi di Timor, tentulah kisah kematian Maria [...]

Baca selengkapnya »

Mawar Terakhir

“Sayang, ayo kita main ke pasar malam,” ajak Ayah. Kupikir Ayah sedang becanda dengan ajakan yang [...]

Baca selengkapnya »

Sarung untuk Bapak

Pesawat yang Rusli tumpangi mengudara, melesat dengan kecepatan yang sama seperti degup jantungnya. Ini adalah kepulangan [...]

Baca selengkapnya »

Cerita Nenek

“KAMI pada ngumpet di semak-semak. Rumah-rumah kami pada dibakarin semua. Hanya tersisa beberapa saja yang mereka [...]

Baca selengkapnya »

Garam Merah di Bulan September

HASAN termangu melihat tumpukan garam warna merah di tepi tambak. Matanya berkedip sangat lamban. Tak sedikit [...]

Baca selengkapnya »

Kabut Asap

TELAH tiga kali Meila bermimpi hal serupa. Mimpi yang menurutnya sangat menakutkan sekaligus mengerikan. Di alam [...]

Baca selengkapnya »

Firasat Oak

Salim masih terpekur di balik reruntuhan rumahnya. Tatapannya kosong. Sisa air mata yang mengering di pipinya [...]

Baca selengkapnya »

Cara-cara Klise Berumah Tangga

Malam itu ia mampir ke kios bunga. Tiga blok ke arah timur dari Stasiun Shin-koenji. Tiga [...]

Baca selengkapnya »

Sebuah Pesan dan Bemo yang Memikat

SAAT warna matahari berangsur jingga kegelapan, aku masih duduk di ruangan. Kupandangi beberapa gedung yang tampak [...]

Baca selengkapnya »