Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

sini apasih Kategori: Arsip Cerpen

Kipas Cendana

HIDUPKU sebatang kara. Akan tetapi, aku masih bisa hidup berkecukupan dalam arti tidak tergantung pada siapa-siapa, [...]

Baca selengkapnya »

Tangan-Tangan Buntung

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Tidak mungkin sebuah negara dipimpin oleh orang gila, tidak mungkin pula sebuah negara sama-sekali tidak mempunyai [...]

Baca selengkapnya »

Pohon Hayat

Sebelum daun milik nenek gugur, nenek pernah bercerita perihal sebuah pohon yang tumbuh di tengah alun-alun [...]

Baca selengkapnya »

Serayu, Sepanjang Angin Akan Berembus…

Serayu, seindah apakah senja yang kau bilang mengendap perlahan-lahan di permukaan sungai sehingga tampak air yang [...]

Baca selengkapnya »

Requiem Kunang-Kunang

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Barangkali aku akan menjadi kunang-kunang terakhir di kota ini. Segalanya terasa sebagai kesenduan di kota ini. [...]

Baca selengkapnya »

Kemukus

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

ADA mata besar di setiap kegelapan ini. Kegelapan yang seakan tak berujung. Setiap mata itu membuka, [...]

Baca selengkapnya »

Gerimis Senja di Praha

Senja Agustus memerah di kaki bukit Petrin, Mala Strana. Langit mengencingi Praha tak habis-habis. Gerimis turun [...]

Baca selengkapnya »

Mayat Yang Mengambang Di Danau

Barnabas mulai menyelam tepat ketika langit bersemu keungu-unguan, saat angin dingin menyapu permukaan danau sehingga air [...]

Baca selengkapnya »

Kredit Janda

PAGI datang. Cahaya matahari bergegas mengeringkan basah embun sisa semalam. Helai-helai daun yang lembab bergetar lembut pada [...]

Baca selengkapnya »

Tart di Bulan Hujan

“TERNYATA harganya tiga ratus tujuh puluh lima ribu, Pak,” kata Sum kepada lakinya, Uncok. “Barang apa [...]

Baca selengkapnya »