Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

sini apasih Kategori: Arsip Cerpen

Seperseribu Detik Sebelum Pukul 16:00

SEBETULNYA mereka berdua tidak ingin melihat jam tangan masing-masing, juga tidak ingin melihat jam dinding, karena [...]

Baca selengkapnya »

Heute Herbst

BEL yang digantung di pintu berkelinting. “Menjelang musim dingin yang beku!” Katja Heinenmann menaikkan kacamata tuanya. [...]

Baca selengkapnya »

Batas Tidur

Jika hendak tamasya, kami akan pergi ke batas tidur, tubuh pun melayang-layang, terayun-ayun seringan kapas. Benda-benda, [...]

Baca selengkapnya »

Ayahmu Mati

AKU sedang merencanakan pembunuhan terhadap ayahku. Laki-laki itu baru saja berteriak padaku—dan aku balas berteriak padanya. [...]

Baca selengkapnya »

Karangan Bunga dari Menteri

Belum pernah Siti begitu empet seperti hari ini. “Pokoknya gue empet ngerti nggak? Empeeeeeeet banget!” “Kenape [...]

Baca selengkapnya »

Surat

SAYA tak tahu. Sebenarnya ini surat ke berapa yang ditulis. Surat-surat sebelumnya telah bersitumpuk di sudut-sudut [...]

Baca selengkapnya »

Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?

SEORANG wanita muda dalam sikap mencurigakan berdiri di pinggir geladak sambil memegang tali kapal. Dia tampak [...]

Baca selengkapnya »

TUNGGU!

Waktu menunjuk pukul tujuh. Di sudut kafe ketiak saya berpeluh. Namun tak bisa mengeluh. Kecuali pada [...]

Baca selengkapnya »

Bujang Jauh

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

JAUH-JAUH rumpun ialang, buah para di lengkung papan. Sungguh riang gadis berdendang, pemuda tampan di kampung [...]

Baca selengkapnya »

Aku Berlindung dari Godaan Pengarang yang Terkutuk

Kategori: Arsip Cerpen, Jawa Pos, Penulis:

Ia lebih mirip merpati betina yang sekarat. Tubuh belang tiga. Kepala dan paruhnya hijau tahi kuda. [...]

Baca selengkapnya »