Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kategori: Arsip Puisi

Limbubu Itu Datang Lagi – Pantun Jenaka dari Ibu

Limbubu Itu Datang Lagi bila subuh datang, suara periuk dan abu beterbangan di luar, suara orkestra [...]

Baca selengkapnya »

Sepotong Roti – Tarian Topeng Monyet – Bukankah Sisipus

Sepotong Roti Sepotong roti yang pernah kau makan, ting- gallah sisa sekarang pisau dan garpu hanya [...]

Baca selengkapnya »

Permohonan – Tertipu

PERMOHONAN sering kali hati yang rindu bertanya sebaiknya memohon apa selain perjumpaan kepada tercinta apa yang [...]

Baca selengkapnya »

Jika Aku Layang-layang

Jika Aku Layang-layang jika aku layang-layang mungkin aku sedang terbang, mengawang, menawan terbang bukan sebagai kumbang [...]

Baca selengkapnya »

Di Balik Keindahan Fajar – Kabar dari Tanah yang Berguncang – Cahaya Surga – Kabar dari Duka

Di Balik Keindahan Fajar Saat fajar mulai menyingsing Di pergelangan pagi yang Hendak memamerkan wajah kemilaunya [...]

Baca selengkapnya »

Sajak Masa Kecil – Sajak Kelahiran

Sajak Masa Kecil Dahulu sekali kanak-kanak adalah musim semi angan-angan dan ingin saling berpacu menembus kepala [...]

Baca selengkapnya »

Stasiun Sebuah Pertemuan – Lebaran – Ulang Tahun – Jerawat

Stasiun Sebuah Pertemuan ada banyak jalan pilihan menuju musim hujan yang membikin aku menunggu di tepian [...]

Baca selengkapnya »

Nira – Doa – Kita – Mengenang

Kategori: Arsip Puisi, Penulis:

Nira 1/ Matahari masih di punggung gunung bapa’ meranakan ranjang pinggang terselip sebila parang meluruh daun-daun [...]

Baca selengkapnya »

Lelaki yang Tekun Memunguti Senja

Lelaki yang Tekun Memunguti Senja ia masih saja berlama-lama mengukur panjang hari banyak peristiwa, rencana atau [...]

Baca selengkapnya »