Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kategori: Media Indonesia

Kepergian Bapak

AKU sungguh tak mengerti apa awal mulanya bapak tiba-tiba saja menjadi pemurung. Usianya hampir menginjak 60 [...]

Baca selengkapnya »

Ketika Kucingmu Pergi Sebentar

Rusli tetap berkilah tidak tahu ketika untuk ketiga kalinya pada hari itu Matondang mendatangi tokonya dan [...]

Baca selengkapnya »

Keris Lancip Putri Nglirip

Hingga kini kau masih di dasar kedung1 di daerah Jojogan2, menjaga mayatmu sendiri, yang tak lapuk [...]

Baca selengkapnya »

Kesetiaan Adalah Ketabahan Menunggu

KESETIAAN, katamu, adalah ketabahan menunggu. Dan itulah yang kulakukan. Di sini, bangku yang kududuki telah berlumut, [...]

Baca selengkapnya »

Naon

“Aku di sini, kemarilah Surliani. Cong Fahmi, jangan tinggalkan aku sendiri.” Bila malam tiba, suara itu [...]

Baca selengkapnya »

Musuh Bebuyutan

KAU tahu kenapa aku memanggilmu datang? Aku kira sudah terlalu lama kau sembunyi. Sudah waktunya beraksi [...]

Baca selengkapnya »

Di Kota Baru Baucau

Di Kota Baru Baucau :Faustino kau punya hujah sendiri untuk berdiri di gerbang itu memberi hormat [...]

Baca selengkapnya »

Gadis Kecil Bernama Alenia

GADIS kecil itu duduk sendiri di pojokan jalan, menjuntai kaki di atas trotoar, dan badannya yang [...]

Baca selengkapnya »

Penjual Tawa dan Kunang-Kunang

Penjual Tawa dan Kunang-Kunang Di telapak tanganku, ada yang telah menuliskan takdir Kisah seorang penjual tawa [...]

Baca selengkapnya »

Lelucon Eyang Masnawi

EYANG Masnawi tinggal di sebuah kampung di kaki Bukit Patrawisa. Setiap setelah subuh, dia pergi ke [...]

Baca selengkapnya »