Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kategori: Suara Merdeka

Ngaji – dalam – Samudera Kopi – Aku Tanpamu – Seusai Badai

Ngaji – kang tefur Aku mendengar deru jantungmu, menantang perintahperintah raja Aku mendengar gemuruh dalam kepalamu [...]

Baca selengkapnya »

Sarung Azan Simbah

Kategori: Arsip Cerpen, Suara Merdeka, Penulis:

Gerimis turun ketika Bapak menutup telepon. “Masih banyak pekerjaan,” katanya. Semenjak jadi mandor awal tahun ini, [...]

Baca selengkapnya »

Pilihanku – Sajak Berpamit – Perihal Wajah Perempuannya – Dian Pelita

Pilihanku Berenang ku dalam gumukan pasir Ibu mendulang luka sembariku bermain Kejahatan apa yang dunia lakukan? [...]

Baca selengkapnya »

Ibu, Ayah di Mana?

IBU selalu meninggalkan kami dan menyendiri di kamar ketika kenangan tentang Ayah meluap dalam pikirannya. Bila [...]

Baca selengkapnya »

Wuru di Kebun Teh – Mesin Jahit

Wuru di Kebun Teh /I/ Sayang, kita telah bersepakat tentang undak-turun seterjal apa pun pada setiap [...]

Baca selengkapnya »

Tangisan dari Bawah Tanah

Kategori: Arsip Cerpen, Suara Merdeka, Penulis:

Setiap kali bercermin, ia makin melihat jelas apa yang ada di raut wajahnya. Kadang ia berkaca [...]

Baca selengkapnya »

Burhan

“Burhan?” Suara itu muncul dari mulut seseorang. Sepertinya perempuan. Tiba-tiba ia menghentikan langkah, setelah melangkah dengan [...]

Baca selengkapnya »

Sebuah Pesan dan Bemo yang Memikat

SAAT warna matahari berangsur jingga kegelapan, aku masih duduk di ruangan. Kupandangi beberapa gedung yang tampak [...]

Baca selengkapnya »

Limbubu Itu Datang Lagi – Pantun Jenaka dari Ibu

Limbubu Itu Datang Lagi bila subuh datang, suara periuk dan abu beterbangan di luar, suara orkestra [...]

Baca selengkapnya »

Percumbuan Topeng

KAMAR kosong yang ditinggalkan Dewi Laksmi, setelah menikah, masih rapi seperti sediakala. Topeng-topeng tertata di dinding. [...]

Baca selengkapnya »