Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kategori: Suara Merdeka

Bangun Tidur – Menyapu – Sarapan – Sebelum Tidur Siang – Bangun Tidur Siang

Bangun Tidur, 1 Doa mulai menyala Lampu kamar masih sengaja mati Ia mengajakku tuk menyapa Pada [...]

Baca selengkapnya »

Kucing-Kucing yang Membongkar Kuburan

DI pagi buta kerap terdengar jeritan penyabit rumput atau penyadap lahang ketika mereka melintas di sebuah pemakaman [...]

Baca selengkapnya »

Waktu Bercinta Belum Usai – Daun Yang Luruh Di Pangkuan – Madah Gila

Waktu Bercinta Belum Usai PERLIHATKAN padaku merah pipimu yang terhalang cadar saga itu tentu hatiku akan [...]

Baca selengkapnya »

Tahta Petruk

MENATAP gedung yang sepi penonton, hati Petruk getir. Ditahannya. Disembunyikannya. Dia melawak di atas panggung, masih [...]

Baca selengkapnya »

Mayat Itu Tergeletak di Tengah Jalan

MAYAT itu tergeletak di tengah jalan. Telentang dan telanjang. Mirip mayat Jacques yang melambangkan virtuvian man [...]

Baca selengkapnya »

Mengapa Kalian Tidak Berdansa?

DI dapur ia menuang lagi minuman dan menatap ranjang besar di halaman depan rumahnya. Kasurnya telanjang dan [...]

Baca selengkapnya »

Kereta untuk Istriku – Atas Nama Manusia – Jalan Sibayak – Pondok Ar-Rosuli

Kereta untuk Istriku : andrianti sardjana kereta kembali berhenti entah di stasiun ke berapa di luar [...]

Baca selengkapnya »

Lelaki Sampan

Kategori: Arsip Cerpen, Suara Merdeka, Penulis:

DULU aku telah bercerita pada kalian kisah tentang lelaki pemarah. Dia mudah sekali marah. Jika marah, [...]

Baca selengkapnya »

Pensiun Melaut

(1) LUKA meninggalkan cita-cita besarnya menjadi penulis. Ia melihat ayahnya tengah memasukkan enam ikat pukat ke [...]

Baca selengkapnya »

Sajak Lelaki dan Sebatang Rokok – Aku Pergi kepada Pagi – Cerita Burung Gereja

Sajak Lelaki dan Sebatang Rokok Aku adalah angin yang berembus dari rerimbunan imajimu. Menjadikan setiap pori-pori [...]

Baca selengkapnya »