Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

sini apasih Kategori: Suara Merdeka

Lelaki Itu Memilih Pintu Berbeda

Seorang laki-laki paruh baya berjalan mendekati sebuah pintu. Dia sudah mendapatkan tiket untuk masuk melewati pintu [...]

Baca selengkapnya »

Doa di Gigir Bukit

Doa di Gigir Bukit : sedulur kendeng utara di gigir bukit waktu melungit menjelang subuh segala [...]

Baca selengkapnya »

Fatma dan Lidahnya

KETIKA mendengar kabar kematian Nenek Nahadim, tak ada yang cukup membekas dalam ingatan Fatma tentang neneknya [...]

Baca selengkapnya »

Di Pesisir Ini – Azan Magrib – Pohon Cinta

Di Pesisir Ini tak mampu lagi kuhitung kapal-kapan pesiar yang bersandar di dermagamu, setiap hari tuan-tuan [...]

Baca selengkapnya »

Maria dan Mario

KETIKA titik-titik air pertama, yang sebsar kerikil itu, berjatuhan, Mario sudah menduga hujan akan berlangsung lama. [...]

Baca selengkapnya »

Ngaji – dalam – Samudera Kopi – Aku Tanpamu – Seusai Badai

Ngaji – kang tefur Aku mendengar deru jantungmu, menantang perintahperintah raja Aku mendengar gemuruh dalam kepalamu [...]

Baca selengkapnya »

Sarung Azan Simbah

Kategori: Arsip Cerpen, Suara Merdeka, Penulis:

Gerimis turun ketika Bapak menutup telepon. “Masih banyak pekerjaan,” katanya. Semenjak jadi mandor awal tahun ini, [...]

Baca selengkapnya »

Pilihanku – Sajak Berpamit – Perihal Wajah Perempuannya – Dian Pelita

Pilihanku Berenang ku dalam gumukan pasir Ibu mendulang luka sembariku bermain Kejahatan apa yang dunia lakukan? [...]

Baca selengkapnya »

Ibu, Ayah di Mana?

IBU selalu meninggalkan kami dan menyendiri di kamar ketika kenangan tentang Ayah meluap dalam pikirannya. Bila [...]

Baca selengkapnya »

Wuru di Kebun Teh – Mesin Jahit

Wuru di Kebun Teh /I/ Sayang, kita telah bersepakat tentang undak-turun seterjal apa pun pada setiap [...]

Baca selengkapnya »