Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Requiem Kunang-Kunang

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Kompas, Penulis:

Barangkali aku akan menjadi kunang-kunang terakhir di kota ini. Segalanya terasa sebagai kesenduan di kota ini. [...]

Baca selengkapnya »

Kemukus

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

ADA mata besar di setiap kegelapan ini. Kegelapan yang seakan tak berujung. Setiap mata itu membuka, [...]

Baca selengkapnya »

Gerimis Senja di Praha

Senja Agustus memerah di kaki bukit Petrin, Mala Strana. Langit mengencingi Praha tak habis-habis. Gerimis turun [...]

Baca selengkapnya »

Mayat Yang Mengambang Di Danau

Barnabas mulai menyelam tepat ketika langit bersemu keungu-unguan, saat angin dingin menyapu permukaan danau sehingga air [...]

Baca selengkapnya »

Kredit Janda

PAGI datang. Cahaya matahari bergegas mengeringkan basah embun sisa semalam. Helai-helai daun yang lembab bergetar lembut pada [...]

Baca selengkapnya »

Tart di Bulan Hujan

“TERNYATA harganya tiga ratus tujuh puluh lima ribu, Pak,” kata Sum kepada lakinya, Uncok. “Barang apa [...]

Baca selengkapnya »

Seperseribu Detik Sebelum Pukul 16:00

SEBETULNYA mereka berdua tidak ingin melihat jam tangan masing-masing, juga tidak ingin melihat jam dinding, karena [...]

Baca selengkapnya »

Heute Herbst

BEL yang digantung di pintu berkelinting. “Menjelang musim dingin yang beku!” Katja Heinenmann menaikkan kacamata tuanya. [...]

Baca selengkapnya »

Batas Tidur

Jika hendak tamasya, kami akan pergi ke batas tidur, tubuh pun melayang-layang, terayun-ayun seringan kapas. Benda-benda, [...]

Baca selengkapnya »

Ayahmu Mati

AKU sedang merencanakan pembunuhan terhadap ayahku. Laki-laki itu baru saja berteriak padaku—dan aku balas berteriak padanya. [...]

Baca selengkapnya »