Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Kandas – Cahaya – Kematian – Kepada

Kandas Jalan ini terlalu jauh untuk ditempuh Dan tak menawarkan apa-apa Selain sejumlah kegelisahan dan kecemasan [...]

Baca selengkapnya »

Hujan belum Turun di Teluk Kao

APABILA 50 tahun lagi aku menderita demensia sehingga lupa mengutuk kekuasaan yang begitu jahat, lewat politik [...]

Baca selengkapnya »

Perempuan Terindah

Jadi kau akan benar-benar meninggalkanku? Setelah tahun-tahun berlalu. Bersama. Penuh dengan bahagia. (+) – Kau tak [...]

Baca selengkapnya »

Mayat Masa Lalu

Seonggok mayat dirubung lalat di halamanku, persis di bawah pohon nangka. Jauh sebelum itu terjadi, berpuluh [...]

Baca selengkapnya »

Dajjal di Kampung Surga

Kegemparan pecah di Kampung Surga. Wajah para penghuni yang selama ini selalu berseri dibinari senyum suci, [...]

Baca selengkapnya »

Maria dan Toko Baju

Saya perhatikan perempuan itu tidak pernah absen kemari setiap sore, selepas para buruh kelar memeras tenaga [...]

Baca selengkapnya »

Sebatang Kamboja

AKU sebatang kamboja tua. Kini, 118 tahun usiaku. Aku lahir dan tumbuh di kuburan ini. Serangkaian [...]

Baca selengkapnya »

Seperti Pagi

Seperti pagi, aku selalu datang tepat waktu meski tanpa pernah berjanji menunggumu di sini. Tempat kita [...]

Baca selengkapnya »

Kesempatan Kedua

MASIH terngiang dengan jelas di telinga kutentang dongeng kakek dahulu, sewaktu aku hendak tidur dan berangkat [...]

Baca selengkapnya »

Bulan Berdarah

Kategori: Arsip Cerpen, Jawa Pos, Penulis:

  Pergilah! Jangan kemari! Tidak ada janin yang bisa kau rampas di sini! RIUH bunyi kentongan [...]

Baca selengkapnya »