Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

KUMPULAN CERPEN

Monolog si Kembar Setelah Menyebar

Ia yang diingat sebagai yang lebih tua, meluncur lembut di cairan berbentuk seperti agar-agar, untuk mendekat [...]

Baca selengkapnya »

Mbah Karjo

SETIAP makhluk yang bernyawa pasti akan bersua ajalnya. Manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, semuanya akan meregang nyawa bila [...]

Baca selengkapnya »

Tentang Belly

Kami memanggilnya Belly. Dia senang membunyikan bel di setiap pintu di lantai ini dan konon itulah [...]

Baca selengkapnya »

Jembatan yang Tak Kenal Kata Kembali

Ia mengikuti Pinayungan, anggota yang berjalan paling belakang dari rombongan peserta konferensi yang berkunjung ke perbatasan [...]

Baca selengkapnya »

Riwayat Petani Tembakau

“Maaf, aku tidak bisa ke mana-mana, Lim. Biarlah aku di rumah saja, jadi petani,” kata Ahmad [...]

Baca selengkapnya »

Rayna Kumala

Kategori: Arsip Cerpen, Koran Tempo, Penulis:

Saya tidak memiliki teman yang suka membunuh hewan-hewan lucu kecuali Rayna Kumala. Perempuan bertampang mirip artis [...]

Baca selengkapnya »

Fragmen ketika Galunggung Menangis

Gigil raga ditampar udara pegunungan. Jauh di sana, kau tersenyum manja, dan aku hanya mencubit pipimu [...]

Baca selengkapnya »

Mitoni Terakhir

Di halaman belakang rumah, peninggalan suamiku, aku duduk sendiri, memandang pohon randu alas yang meranggas. Kukira, [...]

Baca selengkapnya »

Ular yang Menggigit Ibu

Tiga malam lalu, Ibu digigit ular. Kaki kanannya membengkak dan kaku. Segera dia dilarikan ke pawang [...]

Baca selengkapnya »

Melepaskan Gara

Kategori: Arsip Cerpen, Jawa Pos, Penulis:

PUTIH, gemuk, dan lembek, seperti gajih. Namanya belatung. Kelak, ia akan menyembul dari lubang telingamu dan [...]

Baca selengkapnya »