Percakapan Senja – Selepas Hujan Reda

Karya . Dikliping tanggal 13 Maret 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Kompas

Percakapan Senja

antara celah jempol dan telunjuk
mekar bunga
lihatlah, ayah
cantik, sungguh menarik
apakah itu hidup?
tahan lamakah?
apakah itu kias?
tentu, ayah
kurangkai ia dari bebuluh benih rumputan
selama tergenggam ia bakal bertahan
dan tiba-tiba ia taburkan bunga itu
ke dalam angin
kelopak-kelopaknya melayang-layang
lihat, ayah
betapa asyik bermandi bunga
dan kupeluk ia yang menari
serupa angin menggendong darwis
(2016)

Selepas Hujan Reda

di ranting-ranting mangga
sepasang burung bersesiulan
kaki-kaki remaja
(begidakan wataknya)
melogrokkan bakalan buah
cepat kubopong
anakku masuk rumah
sesorean terlelap
dalam gendongan
(2016)
F Aziz Manna lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, 8 Desember 1978. Buku puisinya antara lain Siti Surabaya (2014) dan Playon (2015).
Rujukan:
[1] Disalin dari karya F Aziz Manna
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Kompas” Sabtu 12 Maret 2016
Beri Nilai-Bintang!