“Balada Tanah Syuhada”

Karya . Dikliping tanggal 12 April 2015 dalam kategori Arsip Puisi, Kliping Sastra

 “Balada Tanah Syuhada”

Masihkah kau ingat,
Wahai anakku
Tentang negrimu yang pernah tercekat
Oleh peluru yang kini sudah berkarat
Bila hari telah berganti gelap
Seluruh negri terasa senyap
Hanya suara mobil tank yang berderap
Tembakan senjata seakan menancap
Anak seuisiamu ikut terlibat
Tak takut mati dihajar aparat
Bila-pun gugur syuhada tercatat
Bidadari surga menanti di akhirat
Zaman dulu tak seperti zamanmu
Yang terasa berwarna seiring waktu
Rumah-rumah dipenuhi tamu
Gelak dan tawa bertalu-talu
Dulu,anak seusiamu memegang bambu runcing
Kini,anak seusiamu sibuk dengan bunyi kring-kriing
Beribadah kepada Tuhan tak lagi penting
Siang dan malam lalai dengan browsing
Dulu,tanah syuhada dipenuhi kubangan darah
Kini,tanah syuhada dipenuhi para penjarah
Para pelakunya oknum pemerintah
Tak takut lagi melanggar sumpah
Wahai anakku,
Bila kelak kau menjadi pemimpin bangsa
Jangan kau gores lagi luka di tanah syuhada
Buatlah rakyat tersenyum sepanjang masa.
Ujong kareung-Sabang,8 April 2015
Muksalmina: siswa MAN kota Sabang dan aktif di Forum Lingkar Pena (FLP) kota sabang,Aceh.
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muksalmina
[2] Dikirim langsung oleh penulis melalui eMail