Sebentar, Aku Masih Menunggu Kekasih – Senja Ini, Bandung Menggigil – Hidup Adalah

Karya . Dikliping tanggal 31 Mei 2015 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Pikiran Rakyat

Sebentar, Aku Masih Menunggu Kekasih

di peron tua, seorang tua berbicara pada pagi
sementara kereta mempertukarkan kota-kota
peluit yang bersiul membawanya kembali ke masa kini
seorang penjaja koran tersenyum ramah, ia tak membalas
seebntar, katanya
aku masih menunggu kekasih

Senja Ini, Bandung Menggigil

sore ini bandung kembali menggigil
sela senja yang gigil
mentari terlalu pemalu, sembunyi sejam lalu
lewat meja dan segelas soda
aku memandangi kota dari ketinggian
nun di sana, tangkuban perahu etrtunduk anggun
di sudut itu para pemusik mulai berirama, di kota ini jiwaku menemukan rima
seperti camar merindu arus laut tuk pulang
pada bandung jiwaku terus berlabuh
kota yang tak selalu ramah, tetapi selalu rumah

Baca juga:  Mimpi dalam Saku

Hidup Adalah

hidup adalah
perjalanan dari azan ke azan
dari mimpi ke mimpi
dari alpa ke alpa
lalu kita lupa
kita pernah punya
tawa kanak-kanak

Ridwan Ibadurrahman, penyair

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Ridwan Ibadurrahman
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Pikiran Rakyat” pada 31 Mei 2015