Balada Nelayan di Ujung Usia – Lampu-Lampu Kota

Karya . Dikliping tanggal 5 Juli 2015 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Pikiran Rakyat

Balada Nelayan di Ujung Usia

Sepenggal balada tersiar
di riak ombak teluk timur
:sudah tiga bulan tak kibar layar
mungkin esok hari hendak makan belulang
Entah kapan angin
mengulurkan tangan perdamaian
sedang nenek tua merengek minta belas kasihan
Sudah lelah rasa
mungkin sudah tiba masa
tak ada kata lain
terus maju menerjang badai
biar usia tentuan Tuhan
lambung harus tetap makan
Sukamakmur, 2015

Lampu-Lampu Kota

Dusun hijau
tempat memijak rasa
tiba larut
kerlingan permata di balik gunung pekat
mempesona indra
menganyam tali mimpi
Mereka merayu
menggulirkan rasa haus di pijakan keringku
“Aku ingin menjadi lampu-lampu itu!”
mereka magnit-magnit
yang meneriakan kemahsyuran
Membayang kuyu wanita senja dan sawah dusun
siapa jaga?
Kemelut rasa
satu pikir
Bogor, 2014
Yayang Wiharja, ibu rumah tangga kelahiran Majalengka 30 tahun lalu, tetapi besar dan menetap di Kabupaten Bogor.
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Yayang Wiharja
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Pikiran Rayat” pada 5 Juli 2015