Dibalik Asa Rencong

Karya . Dikliping tanggal 22 November 2015 dalam kategori Arsip Puisi, Kliping Sastra
Diantara pahlawan yang kini tinggal nama
Tergantikan oleh idola di layar kaca
Tersimpan sebuah kenangan asa
Kesetiaan Rencong patut dibangga
Menjadi saksi ketangguhan pahlawan bangsa
Mengusir penjajah yang hendak berkuasa
Bumi Aceh yang kaya menjadi incarannya
Dengan renconglah mereka mengusirnya
Teuku Umar pemimpin perangnya
Sempat berjaya karena semangat di dada
Namun takdir apa hendak dikata
Gugur bunga bangsa rakyat berduka
Perjuangan dilanjutkan istri tercinta
Cut Nyak Dien begitulah namanya
Pengobar semangat para janda syuhada
Laskar Inoeng Balee didirikannya
Hingga senja umur perjuangannya
Sampai mata tertutup kabut usia
Ke Sumedang diasingkannya
Menjadi tempat peristirahatan terakhir disana
Dibalik asa rencong kini negri berjaya
Menjadi senjata daerah pengenang masa
Perjuangan para patriot juga tak boleh dilupa
Oleh generasi muda maupun lanjut usia.
Pulau Weh,16 November 2015

(Muksal Al Faruq,adalah nama pena dari Muksalmina.Lahir di Sabang,16 November 1997.Santri di dayah Ulee Titi,Siron Lamgarot,Aceh besar.Anggota Forum Lingkar Pena kota Sabang.Beberapa karyanya pernah dimuat di media lokal dan nasional.Tinggal di jalan Lanud Maimun Saleh, desa Ujong Kareung,kota Sabang,Aceh).
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muksalmina
[2] Apresiasi dan terima kasih kepada penulis yang telah berkenan mengirimkan karyanya