Cerita Anak Jokowi

Karya . Dikliping tanggal 25 Februari 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Mata Najwa, Sajak Berima

Seolah lazim di negeri ini jabatan dibagi-bagi kepada orang sendiri
Proyek dikelola anak dan famili
Banyak orang yang lupa daratan karena kekuasaan memang kerap meninabobokkan
Bukan rahasia
dengan menjadi penguasa di Indonesia
berarti sejahtera seluruh sanak dan keluarga

Jika dulu anak penguasa tak perlu kerja keras unntuk jadi kaya raya
Bagaimana kini Gibran dan Kaesang merintis usaha
Apakah mereka betul berbeda atau karena masih awal
jadi belum banyak tergoda

***

Karena Indonesia bukan kerajaan,
anak presiden bukanlah putri atau pangeran
Tidak ada putra mahkota,
sebab semua warga punya hak yang setara

Baca juga:  Elegi Terakhir - Melewati 27 - 28 April (BBM untuk Chairil ) - Indragiri

Keistimewaan bukan karena keturunan,
tiap orang harus bekerja untuk mendapat penghidupan
Sudah bukan zamannya anak presiden mengatur harga,
kuasai jalan raya, monopoli cengkeh hingga Pala

Berkompetisi dengan fair dan terbuka,
tidak gampang merengek bawa-bawa nama orang tua
Anak presiden, gubernur hingga bupati,
harus bertarung dalam semangat meritokrasi


Bekerja dengan tangan dan kaki sendiri
berkarya dengan memeras keringat sendiri
Sebab Indonesia bukan milik segelintir kalangan saja,
tanah air bukan kapling untuk warisan keluarga

Rujukan:
[1] Disalin dari tayangan “Mata Najwa”

[2] Pernah tersiar di Metro TV pada 24 Februari 2016