Membaca Makna – Serigala Hitam

Karya . Dikliping tanggal 15 Mei 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Pikiran Rakyat

Membaca Makna

langit melempar kemarau pada sepetak sawah yang gamang
laut menggulung perahu nelayan dalam kesunyian temaram
ikan menggugat serpihan racun yang merayunya menjadi bangkai
karang-karang mengarang cerita lampau menyegarkan masa
onggokan tanah mengusik mimpi-mimpi tempias menjadi pemakaman
hujan terlupa berlabuh membuat gaduh mata kaki
sedang kita tak pandai membaca makna
hingga pemimpin terlupa membuka mata hatinya

2016

Serigala Hitam

kulihat istana besar jadi ranah serigala lapar
serigala hitam memakai jas kulit domba
gemerlap kilau permata putih

Baca juga:  Menunggu Keadilan Pulang - Hidup di Negeri Palsu

sejenak kawan serigala hitam
bersulang anggur hitam
darah domba, menghitam legam kelam
bercampur dalam arioma susu

kawanans serigala memainkan peta hidup kawanan domba
serigala lupa pada janji yang disulam, janji serupa ulam
sebab singgasana dan mahkota
lebih menggiurkan dari pesona cleopatra

serigala hitam merendam diri di danau putih
menjadi manusia putih, namun mereka terlupa
di antara serigala hitam ada serigala putih
yang memakai topeng manusia hitam

2016

M. Aditya, lahir pada tanggal 23 Desember 1989 di Kota Medan. Aktif bergiat di FLP Pekanbaru dan kini bermastautin di Pekanbaru

Rujukan:
[1] Disalin dari karya M. Aditya
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Pikiran Rakyat” edisi 15 Mei 2016