Perjalanan Terakhir

Karya . Dikliping tanggal 15 Mei 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Minggu Pagi
Perjalanan Terakhir
– bagi NS
tak ada lagi mantra-mantra yang kau semburkan ke langit
hanya tangis di balik keranda, mengusap
ribuan kisah yang belum dijabarkan
dalam reportase panjang, menyusuri sejarah
jika hari ini akhir kisahmu
selalu dicatat di atas lakon-lakon penuh misteri
yang sbeelumnya tidak diperhitungkan
dan pagi ini rinai hujan membasuh halaman kuburmu
tepi desa, ketika sebait puisi
menaburkan huruf demi huruf, seperti menghapal kisah
drama panggung sandiwara menusuk jantungmu
di lembar koran berita pagi
nama dan kisahmu meluruhkan hati istri dan para sahabat
menundukkan kepala dan doa mengalir dari jabat tangan 
dan air mata tertinggal di sisi namamu
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Teguh Ranusastra Asmara
[2] Disiarkan kembali oleh Latief NR di koran “Minggu Pagi” edisi 15 Mei 2016 (demi mengenang penulis yang telah berpulang)